JAKARTA, DURASI.co.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan melalui koordinasi langsung dengan pemerintah pusat. Dipimpin Bupati Annisa Suci Ramadhani, jajaran pemerintah daerah mengajukan usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sekaligus revitalisasi puluhan sekolah saat melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kamis (25/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Annisa didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Bobby Perdana Riza dan Sekretaris Dinas Pendidikan Filmawati. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto.
Pada kesempatan itu, Annisa menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah pusat, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dasar.
Ia mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan di lokasi strategis sebagai bentuk keseriusan apabila Kabupaten Dharmasraya ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.
“Jika program ini ditetapkan di Dharmasraya, sarana lahan di lokasi strategis sudah kami siapkan sepenuhnya,” ujar Annisa.
Selain mengusulkan pembangunan SNT, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga mengajukan revitalisasi terhadap 53 sekolah yang terdiri atas jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP). Dari jumlah tersebut, enam sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama sebagai tahap awal pelaksanaan program.
Dalam audiensi itu, Gogot Suharwoto menjelaskan bahwa kebijakan terbaru pemerintah mengenai Sekolah Nasional Terintegrasi diarahkan pada pembangunan sekolah baru dari awal, bukan lagi melalui penggabungan sekolah yang telah ada.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Dharmasraya segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi dan dokumen teknis agar proses verifikasi di kementerian dapat berjalan sesuai jadwal.
Menurut Gogot, pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT) APBN untuk mendukung berbagai program prioritas Presiden di sektor pendidikan. Berdasarkan hasil penilaian tim teknis kementerian, sebagian besar sekolah yang diusulkan Kabupaten Dharmasraya dinilai memenuhi syarat untuk memperoleh bantuan dana revitalisasi.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya langsung melakukan konsolidasi internal guna mempercepat penyelesaian dokumen yang dibutuhkan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, mengatakan pihaknya bergerak cepat karena waktu yang diberikan pemerintah pusat cukup terbatas.
“Sesuai arahan Bapak Dirjen, Ibu Bupati langsung mengomandoi konsolidasi internal secara kilat karena waktunya sangat terbatas. Kami menargetkan pada awal Juli mendatang, penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk Sekolah Nasional Terintegrasi sudah mulai dieksekusi,” kata Bobby.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas sekaligus mempercepat modernisasi sarana dan prasarana sekolah demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. [Sonia]








