BENGKALIS, DURASI.co.id – Solidaritas Pers Indonesia (SPI) Kabupaten Bengkalis menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. Hubungan antara institusi kepolisian dan insan pers pun dinilai harus dilandasi komunikasi yang terbuka serta profesional.
Wakil Ketua SPI Kabupaten Bengkalis, Robby Leonardo, mengatakan media memiliki peran penting sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Karena itu, setiap kegiatan institusi yang berkaitan dengan kepentingan publik semestinya diinformasikan secara terbuka kepada seluruh media tanpa adanya perlakuan yang berbeda.
“Pers bukan sekadar tamu dalam sebuah kegiatan institusi. Pers adalah mitra strategis yang menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjembatani informasi dari lembaga negara kepada masyarakat. Karena itu, keterbukaan informasi harus menjadi budaya, bukan pengecualian,” ujar Robby, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, agenda kenal pamit pejabat kepolisian tidak hanya bersifat internal. Pergantian pimpinan di tubuh Polri juga memiliki nilai informasi publik karena berkaitan dengan institusi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Robby menilai keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya spekulasi di tengah masyarakat. Ia menyebut ruang publik akan lebih sehat apabila komunikasi antara institusi negara dan media berjalan secara terbuka.
“Di era keterbukaan informasi, yang dibutuhkan bukan menutup akses, melainkan membangun komunikasi yang sehat. Informasi yang terbuka akan melahirkan kepercayaan, sedangkan informasi yang tertutup hanya akan memunculkan berbagai tafsir di tengah masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, SPI Kabupaten Bengkalis tidak mempersoalkan apakah suatu kegiatan dikemas secara sederhana ataupun hanya bersifat internal. Namun, jika di dalamnya terdapat agenda pergantian pejabat publik yang selama ini menjadi mitra kerja media, maka penyampaian informasi kepada insan pers merupakan bentuk penghormatan terhadap fungsi jurnalistik.
Robby berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Polri dan media di Kabupaten Bengkalis dapat terus dipertahankan melalui komunikasi yang saling menghargai, terbuka, dan profesional.
“Kemitraan yang kuat bukan dibangun ketika semua berjalan baik, tetapi ketika komunikasi tetap dijaga dalam setiap situasi. Pers dan Polri memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan informasi yang benar, menciptakan ketertiban, serta membangun kepercayaan masyarakat. Karena itu, keterbukaan informasi adalah kebutuhan bersama, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, penghargaan terhadap kerja jurnalistik merupakan bagian dari implementasi prinsip keterbukaan informasi publik.
“Dengan komunikasi yang baik antara institusi negara dan media, masyarakat akan memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tukasnya. [red]








