MEDAN, DURASI.co.id – Paviliun Pemko Pematangsiantar menampilkan aneka jajanan khas pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun ini. Aneka jajanan yang dipamerkan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sumatera Utara maupun Indonesia, di antaranya roti Ganda, kerupuk ampas tahu, crispy jamur original, kue kacang ping ping, pang pang, dan ting ting khas Pematangsiantar, minuman Cap Badak, ulos, serta aneka rokok produksi STTC Siantar.
Junanda Gultom dan Yeni Sirait, penjaga stan di paviliun tersebut, mengatakan seluruh jajanan yang dipamerkan merupakan produk berkualitas yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Produk-produk tersebut telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia dan dipromosikan secara luas melalui berbagai media massa.
“Untuk pecinta jajanan, silakan mampir ke paviliun kami. Silakan menikmati jajanan berkualitas sambil minum kopi dan menikmati rokok produksi daerah kami,” ujar Junanda, Senin (13/7/2026).
Ia kemudian menjelaskan salah satu produk unggulan, yaitu crispy jamur original. Menurutnya, produk tersebut merupakan makanan khas Pematangsiantar yang terbuat dari jamur tiram. Ia menyebutkan, proses produksinya dilakukan secara terpadu, mulai dari pembibitan hingga pengolahan menjadi produk makanan.

Dijelaskan pula, tidak semua jamur tiram dapat dikonsumsi. Jamur yang dapat dimakan disebut edible mushroom. Jamur tiram mengandung berbagai zat yang penting bagi tubuh, di antaranya serat, glukan, vitamin B, mineral, kalium, dan karbohidrat.
“Jamur tiram sangat baik dikonsumsi karena bebas lemak, rendah kalori, dan bebas kolesterol,” ujar Junanda.
Rasanya gurih, renyah, dan yang pasti menyehatkan, tambah Yeni. Untuk harga produk, kerupuk ampas tahu dijual seharga Rp15 ribu, crispy jamur original Rp20 ribu, sedangkan satu kotak pang pang, ping ping, dan ting ting dijual seharga Rp50 ribu.
“Bagi pecinta camilan, mari datang ke Paviliun Pemko Pematangsiantar. Anda bisa menikmati jajanan berkualitas sembari minum kopi,” ujar Yeni.
Selain aneka jajanan, di lantai dua Paviliun Pematangsiantar juga dipamerkan berbagai satwa liar yang telah diawetkan dari Siantar Zoo. [Nababan]









