DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Suasana akrab mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di halaman Kantor Bupati, Senin dini hari (20/7/2026). Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, memilih duduk lesehan dan berbaur bersama masyarakat yang memadati lokasi acara.
Kehadiran Annisa di tengah warga menciptakan suasana hangat tanpa jarak. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang santai, bersalaman, hingga mengabadikan momen melalui swafoto bersama bupati.
“Sepak bola mampu menyatukan semua kalangan. Melalui nobar ini kita tidak hanya menikmati pertandingan kelas dunia, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di Dharmasraya,” ujar Annisa.
Laga puncak yang mempertemukan Spanyol dan Argentina berlangsung sengit. Kedua tim bermain imbang sepanjang waktu normal sebelum Spanyol memastikan gelar juara dunia usai menang 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu menit ke-106.
Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, kegiatan nobar juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebanyak 20 stan UMKM yang difasilitasi Dinas Kominfo, Dinas Budparpora, serta Dinas Kumperdag ramai diserbu pengunjung yang membeli aneka makanan dan minuman sejak sebelum pertandingan dimulai hingga menjelang subuh.
Salah seorang pedagang, Uni Maya (34), mengaku bersyukur karena dagangannya habis terjual selama kegiatan berlangsung.
“Senang sekali malam ini, selain bisa nonton bola seru bersama Ibu Bupati, jualan kami juga habis terjual. Acara seperti ini sangat membantu kami pedagang kecil,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga menggelar nobar di lokasi lain agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati pertandingan final. Kegiatan serupa berlangsung di G Coffee, Koto Baru, dan dipadati ratusan warga yang antusias menyaksikan duel penentuan gelar juara dunia tersebut.
Meski berada di lokasi berbeda, semangat kebersamaan dan sportivitas tetap terasa hingga peluit panjang dibunyikan. Nobar yang digelar pemerintah daerah itu pun menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui peningkatan penjualan UMKM. [Sonia Chaniago]









