MEDAN, DURASI.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait pohon besar yang miring dan berpotensi tumbang di Jalan Cemara, Gang Kelapa 2, Rabu (9/9/2026).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Melvi Marlabaya langsung mengerahkan sejumlah personel ke lokasi untuk melakukan penanganan terhadap pohon tersebut.
Lisna, salah seorang warga, mengatakan pengaduan mengenai kondisi pohon itu telah disampaikan kepada Kepala DLH Kota Medan pada Sabtu (5/9/2026). Empat hari kemudian, petugas langsung datang dan melakukan penebangan.
“Kami membuat pengaduan kepada Ibu Kadis pada Sabtu, 5 September 2026, dan hari ini langsung dilakukan penebangan,” kata Lisna saat ditemui di lokasi.
Menurut dia, kondisi pohon tersebut sudah sangat mengkhawatirkan karena semakin miring dan berpotensi tumbang. Jika pohon itu roboh, salah satu rumah warga terancam tertimpa.
“Kami sangat berterima kasih atas respons cepat Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga di Lingkungan 3 ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Lurah Pulu Brayan Darat 2 Elfrida Nainggolan. Didampingi Kepala Lingkungan 3 Weni, Elfrida mengapresiasi tindakan cepat DLH Kota Medan yang langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk memastikan keselamatan masyarakat.
“Pohon tersebut memang sudah rentan tumbang dan berpotensi merugikan warga sekitar. Dengan koordinasi yang cepat dari Dinas Lingkungan Hidup, potensi bahaya ini bisa langsung diatasi sebelum menimbulkan korban atau kerugian material,” tutur Elfrida di sela-sela peninjauan lokasi.
Proses penebangan pohon yang miring tersebut berlangsung aman dan lancar dengan pengawasan personel DLH, pihak kelurahan, serta bantuan masyarakat setempat.
Sisa potongan kayu dan dedaunan juga langsung diangkut menggunakan armada truk DLH agar tidak mengganggu aktivitas dan lalu lintas warga.
Sikap sigap DLH Kota Medan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga berharap respons cepat dan pola komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat dapat terus dipertahankan demi menciptakan Kota Medan yang aman, nyaman, dan bersih. [Nababan]









