MEDAN, DURASI.co.id – Peta persaingan pemilihan Ketua PWI Sumatera Utara (Sumut) mulai mengerucut. Farianda Putra Sinik, yang saat ini masih menjabat Ketua PWI Sumut, resmi mendeklarasikan diri untuk kembali maju sebagai calon Ketua PWI Sumut periode 2026–2031.
Deklarasi digelar dalam suasana penuh kehangatan dan soliditas di Cafe Kembar, Jalan Sakti Lubis, Medan, Selasa (3/11/2026). Ratusan pendukung tampak memadati acara deklarasi, termasuk sejumlah wartawan senior yang menjadi saksi perjalanan panjang PWI Sumut.
Sejumlah pemimpin redaksi dan wartawan senior turut hadir memberikan dukungan, di antaranya Anton Panggabean dan Proklamasi Naibaho (Harian SIB), Khairul Muslim (Membara News), Rizal Rudi Surya (Analisa), Agus Syafaruddin (Realitas), Roni Simon (Gebrak), Eris Napitupulu (SMSI), Rianto atau Anto Genk (JMSI), Abdul Haris Nasution, Idrus Pasaribu, serta sejumlah pemilik media dan tokoh agama.
Dukungan para wartawan senior tersebut menjadi sinyal kuat bagi Farianda dalam menghadapi konferensi mendatang. Pencalonan kembali Farianda Putra Sinik bukan sekadar deklarasi, melainkan juga menunjukkan adanya dukungan dan harapan terhadap keberlanjutan kepemimpinannya untuk periode kedua sebagai Ketua PWI Sumut.
“Saya akan maju lagi. Saya maju karena PWI Sumut ini rumah besar kita yang harus kita jaga dan kita bawa menjadi lebih baik lagi. Jabatan ini merupakan amanah. Saya siap memosisikan diri sebagai parhobas (pelayan),” ujar Farianda dengan suara berwibawa di hadapan para pendukungnya.
Farianda, yang dikenal memiliki gaya kepemimpinan sederhana, tenang, dan humanis, menegaskan bahwa keputusannya untuk kembali maju telah melalui perenungan matang serta dorongan dari akar rumput anggota PWI se-Sumut.
“Selama ini kita sudah meletakkan fondasi, mulai dari penguatan organisasi, peningkatan kompetensi wartawan, hingga menjaga marwah PWI di tengah disrupsi media. Namun, pekerjaan itu belum selesai. Masih banyak yang harus kita benahi bersama,” tegas Farianda, pemilik Harian Medan Pos.
Farianda berharap, dalam pesta demokrasi mendatang, PWI Sumut dapat menjadi contoh bagi provinsi lainnya dalam menyelenggarakan proses demokrasi.
“Boleh berisik, tetapi tetap jaga persatuan dan jangan memfitnah. Jauhkan hal-hal seperti itu. Pesta demokrasi hanya berlangsung satu hari. Jangan sampai gara-gara satu hari, kita justru bermusuhan. Kita harus tetap kompak,” ungkapnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Farianda memastikan akan mendaftarkan diri secara resmi kepada Panitia Konferensi PWI Sumut pada Jumat, 6 November 2026. Konferensi PWI Sumut sendiri dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2026.
“Segala persyaratan sudah kita persiapkan. Kita mengikuti mekanisme organisasi secara elegan dan bermartabat. Saya ingin konferensi nanti menjadi pesta demokrasi wartawan yang santun, berkualitas, dan bermarwah,” pungkasnya.
Dengan deklarasi tersebut, Farianda menjadi calon pertama yang secara terbuka menyatakan kesiapan bertarung dengan dukungan sejumlah wartawan senior. Persaingan dalam Konferensi PWI Sumut pada 21 November mendatang dipastikan akan berlangsung menarik.
Pada kesempatan yang sama, Ketua SMSI Sumut, Eris Napitupulu, dalam sambutannya menyampaikan penilaiannya bahwa Farianda Putra Sinik merupakan sosok pemimpin terbaik untuk masa depan PWI Sumut.
Sementara itu, Ketua JMSI Sumut, Rianto atau Anto Genk, mengatakan bahwa kepemimpinan Farianda tidak perlu diragukan. Menurutnya, sangat wajar jika Farianda diberikan kesempatan untuk kembali memimpin PWI Sumut untuk kedua kalinya.
Adapun wartawan senior Roni Simon menyampaikan dukungan penuh kepada Farianda Putra Sinik karena dinilai telah banyak berkontribusi terhadap kemajuan PWI.
“Mudah-mudahan lima tahun ke depan akan lebih banyak lagi upaya untuk menyejahterakan wartawan,” sebutnya. [Nababan]








