Batam  

ABH Lakukan Relokasi Gate Valve di Simpang KDA, Berikut Area Terdampak

Informasi gangguan pelayanan. (Foto: ABH)

BATAM, DURASI.co.id – Pelanggan di sejumlah kawasan Batam diimbau bersiap menghadapi potensi gangguan suplai air bersih pada Rabu, 24 Juni 2026 malam hingga dini hari. Hal ini menyusul adanya pekerjaan terencana di jaringan distribusi kawasan Simpang KDA, Batam Center.

Melalui keterangan resminya, Air Batam Hilir (ABH) menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut berupa relokasi gate valve serta perbaikan pipa berdiameter 300 milimeter yang mengalami kebocoran di lokasi tersebut. Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 02.00 WIB.

Selama proses pekerjaan, distribusi air minum diperkirakan terganggu, berupa aliran air kecil hingga penghentian sementara di beberapa wilayah terdampak.

Adapun area yang berpotensi terdampak meliputi KDA, Bida Asri 1, Tunas Industri, Legenda Bali, Legenda Malaka, Mega Legenda, Mediterania, Lytec, Citra Buana, Perumahan Melati, Paragon Hills, Perum PLN, Glory Paris, Bukit Palm, serta kawasan sekitarnya.

Baca Juga :  BP Batam Tampilkan Potensi Investasi Batam di Selangor International Business Summit 2025

Sebagai langkah antisipasi, ABH menyiagakan mobil tangki air minum bagi pelanggan yang mengalami gangguan suplai hingga 1×24 jam. Distribusi bantuan air tersebut dapat dikoordinasikan melalui ketua RT, RW, atau kelurahan setempat, kemudian diteruskan melalui kanal resmi perusahaan.

Masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan atau permintaan layanan melalui Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) di Bengkong, Batu Aji, dan Head Office Batam Center. Selain itu, layanan call center di (0778) 5700 000, WhatsApp 0811 778 0155, aplikasi mobile ABH, serta akun media sosial resmi seperti Instagram @airbatamhilir, Twitter @airbatamhilir, Facebook Air Batam Hilir, website www.airbatam.com, dan email [email protected] juga dapat digunakan.

Pekerjaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemeliharaan dan peningkatan keandalan jaringan distribusi air bersih di Batam, yang juga menjadi bagian dari penguatan layanan infrastruktur dasar di kawasan tersebut. [dr]