Aliran Sungai di Kemas Rindo Dipenuhi Eceng Gondok dan Sampah Mengapung

Aliran sungai di Jembatan Kuning, Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati, Pelembang dipenuhi eceng gondok dan sampah. (Foto: Hery/Durasi.co.id)

PALEMBANG, DURASI.co.id – Warga yang berdomisili di pinggiran sungai mengeluhkan dengan banyaknya eceng gondok dan sampah yang mengapung dan menutupi pangkalan mandi umum warga yang berlokasi di samping Jembatan Kuning, RT 07 RW 02 Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Pangkalan mandi tersebut merupakan tempat warga melakukan aktifitas sehari-hari mencuci pakaian dan mandi. Warga setempat sudah sering kali membersihkan eceng gondok tersebut tapi bukannya berkurang tapi malah semangkin menumpuk.

Menurut Ketua RW 02, Kustolani mengatakan, bahwa saat ini anak sungai atau Das yang berada di Mataram tidak bisa dilalui oleh perahu warga yang akan ke sawah, dikarenakan banyaknya eceng gondok yang terapung memadati di sekitar Jembatan Kuning, tepatnya di belakang SMPN 12 Kota Palembang.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Bau Tak Sedap, Diduga dari Limbah PT Cocoindo Abadi Sukses

“Bukan itu saja pangkalan mandi umum tempat warga melakukan aktifitas mencuci pakaian dan mandi menjadi terganggu, dikarenakan eceng gondok tersebut menutupi pangkalan mandi umum tersebut,” kata Kustolani kepada Durasi.co.id, Jumat (9/6/2023).

Ia menjelaskan, enceng gondok tersebut sudah berapa kali dibersihkan warga tapi bukannya berkurang malah bertambah banyak. Eceng gondok tersebut tidak bisa hanyut dan semangkin menumpuk, dikarenakan terhalang oleh Jembatan Kuning yang menghubungkan ke RT 32 dan RT 33.

“Kami atas nama warga setempat mengharapkan agar kepada dinas terkait yang ada di Kota Palembang, dapat menurunkan timnya untuk membersihkan anak sungai atau Das tersebut dari eceng gondok, karena itu sangat mengganggu aktifitas warga,” ucapnya.

Baca Juga :  Ikuti Kongres ke Kota Bandung, Bupati Kirim 40 Anggota PWI Ogan ilir

Dia juga menambahkan, bahwa hal ini sudah lama sekali terjadi, dan belum pernah mendapat perhatian yang serius dari dinas terkait yang ada di Kota Palembang seperti di tempat-tempat lain.

Sementara itu, Partiana, salah satu ibu rumah tangga warga setempat juga menyampaikan, merasa sangat kesal dengan adanya eceng gondok yang menutupi dua pangkalan mandi tersebut.

“Dengan adanya eceng gondok tersebut kami tidak bisa mencuci pakaian dan mandi di pangkalan tersebut, karena eceng gondok sudah sangat menumpuk dan sulit untuk dibersihkan,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, pangkalan mandi tersebut bukan saja warga sekitar setempat yang menggunakannya. Tapi ada juga warga dari RT lain yang mencuci dan mandi di sana.

Baca Juga :  Apes, Arman Wartawan Ogan Ilir Kehilangan Motor saat Liputan

“Adanya pangkalan mandi tersebut sangat kami butuhkan, sudah lama kami menggunakan pangkalan mandi tersebut untuk mencuci dan mandi disana,” ungkapnya.

Reporter: Hery