Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Berpotensi Melanda Perairan Natuna, Nelayan Diimbau Berhati-Hati

Ilustrasi. (Foto: Istock)

NATUNA, DURASI.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Natuna mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Natuna.

Angin kencang, hujan lebat disertai petir, serta gelombang tinggi diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Masyarakat diimbau untuk mewaspadai dampak dari hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Bunguran, Pulau Tiga, Serasan, Subi, dan Midai,” kata Forecaster On Duty BMKG Natuna, Asrul Safaruddin, Rabu (19/3/2025).

Asur menyebutkan, BMKG merekomendasikan kewaspadaan bagi masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran sungai dan lereng bukit, mengingat potensi longsor dan banjir.

“Informasi peringatan dini tinggi gelombang untuk wilayah perairan Natuna, periode 19 hingga 22 Maret 2025, tercatat dalam laporan tinggi gelombang No: B/ME.01.02/PDGT/18/NTN/III/2025, peringatan ini berlaku mulai 19 Maret 2025 pukul 07.00 WIB hingga 22 Maret 2025 pukul 07.00 WIB,” sebutnya.

Baca Juga :  Kecamatan Sagulung Keluar Sebagai Juara MTQ XXXI Kota Batam

Lebih lanjut, disampaikannya, terjadi peningkatan aliran massa udara dari wilayah Asia (monsun Asia) dalam beberapa hari ke depan, yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan Kepulauan Riau.

“Pola angin di wilayah Kepulauan Riau diprakirakan umumnya bergerak dari utara ke timur dengan kecepatan berkisar 8 hingga 50 knot,” sebutnya.

Ia menambahkan, kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, perairan utara Kabupaten Natuna, dan perairan utara Kabupaten Anambas.

“Masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG,” ucapnya.

Peringatan dini tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Lingga, Kepulauan Tambelan, Kepulauan Karimun, Kepulauan Bintan, dan Kepulauan Batam.

Baca Juga :  Bertemu Menhub, Wakil Wali Kota Batam Bahas Pemulangan PMI

Sementara itu, peringatan dini tinggi gelombang 2,5 hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Kepulauan Anambas, perairan barat Kepulauan Natuna, perairan timur Kepulauan Natuna, perairan Kepulauan Subi-Serasan, perairan Kepulauan Natuna-Anambas, perairan utara Kepulauan Natuna, perairan selatan Kepulauan Anambas, dan perairan selatan Kepulauan Natuna.

Penulis: Fitri
Editor: Indra