ASAHAN, DURASI.co.id – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Asahan memperkuat koordinasi dengan unsur keagamaan guna menjaga ketertiban sosial dan kekhusyukan ibadah di tengah masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan menerima audiensi Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Asahan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Asahan, Selasa, 10 Februari 2026.
Audiensi tersebut dipimpin Ketua MUI Kabupaten Asahan Salman Abdullah Tanjung bersama jajaran pengurus MUI dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan. Dalam pertemuan tersebut, MUI menyampaikan dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Asahan serta komitmen untuk terus bersinergi dalam pembinaan umat dan menjaga kondusivitas kehidupan sosial dan keagamaan, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah Ramadan.
Dalam dialog yang berlangsung, MUI Kabupaten Asahan menyampaikan rencana penerbitan edaran bersama menyambut Bulan Suci Ramadan. Edaran tersebut memuat imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kualitas ibadah puasa dengan penuh hikmah, menghindari aktivitas yang tidak bermanfaat, serta mendorong pembatasan kegiatan hiburan yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah selama bulan suci.
Menindaklanjuti hasil audiensi tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas peran strategis MUI dalam membina umat dan menjaga harmoni sosial di daerah. Pemerintah Kabupaten Asahan selanjutnya menjadwalkan rapat imbauan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan.
Rapat tersebut melibatkan unsur Forkopimda, FKUB, Imtag Asahan, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait guna menyatukan langkah dan kebijakan dalam menciptakan suasana Ramadan yang aman, tertib, dan religius. [Mahmuddin]







