SIMEULUE, DURASI.co.id – Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris mengikuti kegiatan peresmian dan groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta peresmian gudang ketahanan pangan Polri yang digelar secara nasional dan diikuti secara daring, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan secara virtual dari Joglo Polres Simeulue dan diikuti unsur pimpinan daerah serta pemangku kepentingan terkait.
Peresmian dan peletakan batu pertama fasilitas SPPG serta gudang ketahanan pangan tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai bagian dari program strategis nasional dalam memperkuat layanan pemenuhan gizi masyarakat dan sistem cadangan pangan berbasis kelembagaan negara melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan layanan pemenuhan gizi terpadu serta memperkuat dukungan logistik pangan di berbagai daerah. Program SPPG dirancang sebagai unit pelayanan yang terintegrasi untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi kelompok sasaran sekaligus mendukung program nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Simeulue mengikuti seluruh rangkaian acara mulai dari sambutan, paparan program, peresmian simbolis, hingga prosesi groundbreaking secara virtual bersama jajaran Forkopimda.
Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen terhadap sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung agenda ketahanan gizi dan pangan.
Turut hadir secara daring dalam kegiatan tersebut Ketua DPRK Simeulue Rasmanudin Rahamin, Kapolres Simeulue Hendry Ferdinand Kennedy, perwakilan unsur Forkopimda, koordinator wilayah program MBG, para kepala SPPG, serta jajaran pejabat terkait lainnya. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan khidmat dan menyimak arahan nasional terkait implementasi program di daerah.
Dalam penjelasan program, SPPG Polri tidak hanya difokuskan pada aspek distribusi dan penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mencakup sistem pengelolaan, penyimpanan, dan pengawasan mutu pangan. Sementara pembangunan gudang ketahanan pangan Polri diarahkan untuk memperkuat cadangan logistik strategis yang dapat dimanfaatkan saat kondisi darurat, bencana, maupun kebutuhan sosial masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Simeulue menyambut positif inisiatif tersebut dan menilai program ini dapat menjadi penguat ekosistem ketahanan pangan daerah, terutama wilayah kepulauan yang memiliki tantangan distribusi dan akses logistik.
Dukungan daerah diharapkan dapat mempercepat implementasi program sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui kegiatan peresmian dan groundbreaking ini, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan sistem pemenuhan gizi dan ketahanan pangan yang tangguh, merata, dan berkelanjutan. [Dahman Efendi]







