BATAM, DURASI.co.id – Kawasan Coastal Area Kabupaten Karimun seketika berubah menjadi lautan cahaya pada Minggu (16/8) malam. Sebanyak 1.500 obor menyala serentak dalam rangkaian Upacara Taptu dan Pawai Obor untuk menandai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi, Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga kedamaian dan persatuan daerah.
Bupati Karimun Iskandarsyah secara resmi melepas Pawai Obor yang menjadi wujud sinergi masyarakat Karimun. Kegiatan lintas sektoral ini diikuti unsur TNI-Polri, jajaran pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, Pramuka, guru, serta pelajar.
Dalam penyampaiannya, Iskandarsyah menegaskan bahwa estafet nyala api obor merepresentasikan semangat pantang menyerah yang harus diterapkan oleh generasi masa kini.
“Pawai obor ini lebih dari sekadar perayaan. Ini cara kita mengenang pahlawan sekaligus mengajarkan persatuan, nasionalisme, dan gotong royong kepada anak-anak muda,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa di balik kemeriahan dan kekhidmatan malam kemerdekaan tersebut terdapat tanggung jawab kolektif bagi seluruh warga Karimun. Menurutnya, stabilitas sosial dan kedamaian merupakan prasyarat mutlak bagi keberlanjutan roda pembangunan ekonomi maupun infrastruktur daerah.
“Obor yang menyala malam ini lebih dari sebuah penerang. Ini adalah perwujudan esensi semangat perjuangan kita. Mari bersama-sama merawat persatuan, kebersamaan, dan kedamaian di Karimun. Lewat iklim yang kondusif inilah akselerasi pembangunan bisa kita wujudkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” imbuh Iskandarsyah.
Rangkaian acara yang dipimpin Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani ini diawali dengan prosesi mengheningkan cipta yang diiringi lantunan lagu “Gugur Bunga”. Prosesi tersebut menghadirkan suasana reflektif sebelum api dari obor induk disulut.
Rute pawai membentang dari Panggung Putri Kemuning, kemudian bermanuver di putar balik (U-turn) depan Sarang Burung Merpati, melintasi Tugu MTQ Karimun, sebelum akhirnya kembali ke titik awal di Coastal Area.
Melalui momentum malam Taptu ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap nilai-nilai kebangsaan dapat semakin mengakar sehingga Karimun terus melangkah maju sebagai daerah yang progresif, rukun, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. [Iqbal]









