Cara Menyeimbangkan Hidup Sebagai Muslim

  • Bagikan
Ilustrasi

DURASI.co.id – Sebagai seorang Muslim, kita seolah memiliki banyak sekali peran dan tuntutan. Kita harus sholat, membaca Alquran, puasa, zakat, bersikap ramah kepada orang tua, menjadi imam bagi istri, aktif berolahraga, berpolitik, berakhlak baik, dan banyak lainnya.

Bagi sebagian orang, peran-peran yang harus ia jalani sebagai seorang Muslim yang taat terlihat sangatlah berat. Hingga mereka khawatir bagaimana cara membagi peran-peran tersebut tanpa menguranginya satu pun.

Seorang Muslim kelahiran Kanada, Walid Najmeddine, mengatakan yang perlu dilakukan adalah menentukan prioritas. “Menetapkan prioritas dan membangun keseimbangan dalam hidup kita adalah yang paling penting. Prioritas mulai dengan yang fardhu atau ibadah wajib dan melakukannya,” kata Walid, dilansir di About Islam.

Baca Juga :  7 Cara Berbusana dan Berhias Diri Ala Rasulullah SAW

Dengan mendahulukan yang wajib, artinya sebagai Muslim ia memiliki tanggung jawab terhadap Allah terlebih dahulu. Karena Allah yang menciptakan dan memberikan kehidupan serta memberikan apa yang dibutuhkan dalam hidup.

Tidak lupa juga mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW dan tetap berpegang teguh pada Alquran. “Kita perlu membangun iman dan pemahaman kita sendiri tentang Islam, dan kemudian bekerja di sekitar kita. Seperti yang saya sebutkan di atas, kita tidak bisa melakukan semuanya sekaligus. Tubuh kita memiliki hak atas kita,” jelasnya.

Selain beribadah, tubuh juga berhak mendapatkan nutrisi yang cukup, tidur, dan olahraga, tetapi tidak menghabiskan seluruh waktu kita melakukan hal-hal itu. Sama halnya dengan keluarga dan teman-teman, juga memiliki hak atas kita, tetapi kita tidak menghabiskan seluruh waktu dan usaha kita mencoba menyenangkan mereka.

Baca Juga :  Doa yang Dibaca Nabi Muhammad saat Malam Nisfu Syaban

Begitu juga dalam bermasyarakat, mereka memiliki hak, tetapi tidak harus mengabdikan seluruh waktu kita melayani dan mengorbankan diri kita sendiri dan orang-orang terkasih. Lebih baik memilih tujuan untuk diperjuangkan.

Berikut ini, prioritas dasar yang perlu kita tetapkan sebagai umat Islam.

1. Kepada Allah: mengikuti perintah-Nya dan menyembah-Nya

2. Kepada Nabi Muhammad: menjalankan sunnahnya sebanyak mungkin.

3. Kepada orang tua: menuruti dan bersikap baik.

4. Kepada pasangan dan anak-anak: menyayangi dan melindungi.

5. Kepada keluarga besar: menghormati dan bersikap baik.

6. Kepada rekan Muslim dan teman: mencintai dan mendorong mereka melakukan hal yang benar.

7. Kepada masyarakat: bekerja memperbaiki kondisi dan membimbing mereka menuju Allah.

“Ini tidak berarti kita tidak dapat fokus pada lebih dari satu hal pada satu waktu, hanya saja kita tidak boleh terlalu banyak berusaha pada hal-hal yang kurang diprioritaskan,” kata Walid.

Baca Juga :  Apa Saja Keajaiban Buah Zaitun? Ini Penjelasannya dalam Alquran dan Sains

“Saya harap ini membantu Anda dengan kekhawatiran Anda tentang memenuhi semua tuntutan waktu dan usaha Anda. Saya meminta Allah untuk mengampuni kita semua atas kesalahan kita dan untuk membimbing kita semua,” tambah Walid. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang