Desa Simpang Ayam Gelar Karnaval Sepeda Hias Sambut Hari Asyura

Pj Kepala Desa Simpang Ayam, Muhrodin memberikan kata sambutan dalam acara Karnaval Sepeda Hias, Ahad (6/7/25). Foto: Fadil/Durasi.co.id

BENGKALIS, DURASI.co.id – Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, menggelar Karnaval Sepeda Hias yang meriah dan penuh warna dalam rangka memperingati Hari Asyura, 10 Muharam 1447 H, Ahad (6/7/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Bola Arjuna ini diikuti anak-anak tingkat TK dan SD yang tampil antusias memamerkan kreativitas mereka dalam menghias sepeda. Acara ini diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Simpang Ayam dan dihadiri langsung oleh Pj Kepala Desa Simpang Ayam, Muhrodin, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Desa Simpang Ayam, Melia Gustina.

Dalam sambutannya, Muhrodin menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini sebagai ajang menyalurkan kreativitas generasi muda. Ia juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga :  PWI Riau Kembali Gelar UKW Gratis

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Semoga menjadi wadah untuk meningkatkan kreativitas dan semangat anak-anak. Terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran acara,” ujar Muhrodin.

Lebih lanjut, Muhrodin menyebutkan karnaval sepeda hias ini bukan sekadar ajang kreativitas, tetapi juga mencerminkan antusiasme anak-anak dan peran aktif para orang tua dalam menyukseskan kegiatan.

“Melalui kegiatan seperti ini, Desa Simpang Ayam menunjukkan semangat kebersamaan dan kreativitas warganya. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Muhrodin berharap karnaval ini dapat menjadi momentum mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah desa, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan serta solidaritas di kalangan warga.

Baca Juga :  Hujan Bantu Pemadaman Karhutla di Riau

“Ke depannya, pemerintah desa akan terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kreativitas dan semangat anak-anak, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Dengan begitu, Desa Simpang Ayam bisa menjadi contoh bagi desa lainnya,” pungkasnya. [Fadil]