PEMALANG, DURASI.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang menggandeng anggota Komisi D DPRD Pemalang untuk menyosialisasikan penanggulangan bencana di Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Sabtu (17/5/2025).
Mewakili Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Ida Komariyah, menyampaikan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang memerlukan perhatian serius dalam penanganannya.
Menurutnya, hal tersebut sudah terbukti dengan perubahan musim yang tidak menentu dan sulit diprediksi. Ia mengatakan, meskipun saat ini kondisi cuaca di Jawa Tengah cukup kondusif, masyarakat tetap harus waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana sewaktu-waktu.
Ida juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penelitian, jika tidak ada tindakan nyata dalam mengatasi perubahan iklim, maka pada tahun 2050 suhu bumi diperkirakan akan meningkat drastis. Dampaknya antara lain kekurangan air dan pangan, kebakaran hutan, serta naiknya permukaan air laut yang dapat menenggelamkan wilayah pesisir.
“Kami dari Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan akan terus melakukan kegiatan mitigasi untuk meminimalkan dampak jika bencana benar-benar terjadi,” ujarnya.
Sementara itu, dalam upaya menanggulangi abrasi di wilayah pesisir Pemalang, anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Sri Hartati, menyampaikan bahwa tanaman bakau telah ditanam di sepanjang pesisir pantai. Ia pun mengingatkan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana, baik berskala besar maupun kecil.
“Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan para relawan maupun masyarakat agar tanggap saat bencana alam terjadi,” ucapnya.
Penulis: Prapto
Editor: Aliman







