Indonesia Bersiap untuk Pemilu 2024

  • Bagikan
Fitri Rahmah Salsabila, Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Stisipol Raja Haji. (Foto: Dok Pribadi)

Oleh: Fitri Rahmah Salsabila, Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Stisipol Raja Haji

Menuju pada pemilu 2024 ini, terlihat beberapa partai politik telah menyusun berbagai hal untuk melaksanakan dalam strategi komunikasi yang dimana politiknya membuat partai tersebut lebih menarik agar dapat mengambil kursi paling teratas di antara partai-partai lainnya.

Suasana pemilu 2024 ini sendiri telah dapat dirasakan di dalam suatu dinamika yang dimana pada fenomena ini rentan kali dalam mewarnai jalannya pemilu 2024 ini. Awal mula demokrasi yang ada di Indonesia ini lembaga yang pertama kali adalah lembaga survei yang dimana lembaga survei ini idealitas, survei ini dibangun oleh yayasan pengembangan demokrasi Indonesia Pilpres sendiri merupakan media yang akan diperbincangkan oleh berbagai media dikarenakan memiliki suatu nilai yang tinggi untuk pemberitaan tersebut.

Informasi mengenai pilpres juga sangat menarik perhatian ada masyarakat yang luas karena hal ini sangat menjadi pedoman dalam memilih suatu pemimpin bangsa yang sangat berpengaruh dalam kestabilan bangsa dan negara ini, bangsa mana yang tidak semangat dalam memilih pemimpin negara ini mungkin ada beberapa masyarakat yang tidak peduli terhadap pemilihan pemimpin negara kita ini.

Dalam pemilihan Political Weather Station dalam survey elektabilitas pemilihan bakal capres tahun 2024 yang diselenggarakan 2 tahun lagi, survei ini telah di laksanakan pada tanggal 6-13 september 2022, yang di mana pada jumlah sempel ini sebanyak 1.220 survei ini dilakukan terhadap responden yang berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki KTP atau yang sudah memiliki persyaratan yang telah dipilih. Yang dimana dalam safari politik ini telah terlihat antusiasnya dari berbagai elit parpol, di mana hal ini sudah mulai kelihatan, sudah banyak sekali antusias dari masyarakat yang akan memilih calon presiden untuk tahun 2024 walaupun masih 2 tahun lagi, namun berbagai semangat telah terlihat oleh masyarakat Indonesia, baik yang berada di luar Indonesia maupun di negara Indonesia ini.

Baca Juga :  Perlunya Desain Konkrit Pendidikan Karakter

Survei yang telah dilakukan kepada lembaga chatar politik Ganjar Pranowo ini sendiri telah hampir menduduki pada peringkat yang ke 1 (pertama) yang dimana capaian dari hasil ini sebesar 31,196. Dan pada posisi Prabowo Subianto dengan peringkat ke 2 (dua) dengan capaian suara sebesar 24,496, dan yang menduduki kursi ke 3 (tiga) ada Anies Baswedan dengan capaian sebesar 20,696, dan yang menduduki kursi nomor 4 (empat) ada Ridwan Kamil dengan capaian sebesar 7,29, yang terakhir menduduki kursi nomor 5 (lima) Sandiaga Uno dengan hasil capaian sebesar 2,59.

Lembaga survei Indonesia (LSI), pada kursi pertama diduduki oleh Ganjar Pranowo yang dimana hasil dari suaranya sebesar 24,59. Kedua, Prabowo Subianto yang dimana jumlah suaranya sebesar 21,39. Ketiga, Anies Baswedan dengan jumlah suara sebesar 19,39. Keempat, Ridwan Kamil dengan jumlah suara sebesar 10.496. dan yang terakhir Agus Harimurti dengan jumlah suara sebesar 2,996. Terlihat dari persentase yang telah dilihat bahwa Ganjar Pranowo masih menetap di peringakat teratas baik di lembaga Chatar Politik dan LSI.

Baca Juga :  Mengapresiasi Program Polri Bidang Kesehatan. Ke Depan Butuh Fakultas Kedokteran?

Pada calon kandidat yang akan mengonstruksi identitasnya ini pada politik akan diubah menjadi “wakil dalam sebuah suara rakyat”, hal ini akan member narasi yang agresif terhadap pengencaman di dalam menentangan moral. Berdasarkan hasil survei elektabilitas pada kandidat calon presiden sendiri telah dipublikasikan, beberapa nama telah mengantongi tiga nama yang utama (Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Dan Ganjar Pranowo), pemilu 2024 sudah terlihat bahwa persaingan terhadap kontestasi ini akan semakin memanas dan ketiga kandidat ini akan menggunakan berbagai cara seperti populisme yang dimana populisme ini akan terus menghasilkan strategi terhadap pemenang pemilu.

Dalam menghadapi kondisi politik saat ini adalah kampanye yang dilakukan oleh partai-partai besar yang cenderung sangat melemahkan oposisi untuk mengembangkan suatu hal yang dimana posisinya terdapat di pemerintahan. Secara dominan politisi cenderung sangat mempercayai kredibilitas lembaga survei mengenai hasil dari lembaga survei chatar politika Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas yang sangat tinggi di antara ke 5 chatar tersebut. Hal ini telah ditonjolkan terhadap isi lead pemberitaan yang menampilkan Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas yang sangat tinggi, sementara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan berada di kursi urutan kedua dan ketiga, namun hal ini sesuai dengan fakta yang dimana lembaga survei ditambah dengan Ganjar Pranowo yang disandingkan dengan Sandiaga Uno hal ini akan menjadi elektabilitas kedua terhadap calon tersebut menjadi tinggi.

Baca Juga :  Peran Manajemen Pendidikan Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Namun masyarakat lain menyebutkan bahwa Prabowo Subianto dan Anies Baswedan lebih ditekankan terhadap masyarakat yang dimana sangat memiliki elektabilitas tinggi, maka dari itu faktanya elektabilitas mereka berdua berada di posisi kedua dan ketiga, sementara Ganjar Pranowo yang berada diposisi pertama dan informasinya Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas yang sangat tinggi. Dengan beradanya Ganjar Pranowo di kursi pertama maka apakah Ganjar Pranowo ini akan naik sebagai pemimpin negara Indonesia pada tahun 2024 yang akan terselenggara 2th lagi, dan masyarakat sendiri juga berbondong-bondong dalam memilih pemimpin negara Indonesia yang akan datang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hak cipta dilindungi undang-undang