Jelang Pacu Jalur Tepian Narosa, Diskominfoss dan Polres Kuansing Perkuat Sinergi Informasi dan Kamtibmas

Redaksi Durasi
Plt Kadiskominfoss Kuansing Hevi Heri Antoni dan Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana berjabat tangan saat pertemuan di Mapolres Kuansing, Rabu (29/7/26).

KUANSING, DURASI.co.id – Persiapan menghadapi Festival Pacu Jalur 2026 di Tepian Narosa terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Selain kesiapan pelaksanaan kegiatan, penyampaian informasi kepada masyarakat dan penguatan keamanan menjadi perhatian menjelang festival yang dijadwalkan berlangsung 19–23 Agustus 2026.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan antara Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kuansing dengan Polres Kuansing di Mapolres Kuansing, Rabu (29/7/2026) sore.

Plt Kadiskominfoss Kuansing, Hevi Heri Antoni, diterima langsung Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana. Pertemuan itu menjadi ruang koordinasi untuk menyusun langkah bersama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama pelaksanaan festival.

Kolaborasi tersebut mencakup penyebarluasan informasi publik, publikasi agenda pemerintah, serta edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui berbagai saluran komunikasi.

Pacu Jalur Tepian Narosa diperkirakan kembali menyedot perhatian masyarakat dan wisatawan dari berbagai daerah. Kondisi ini membuat kebutuhan terhadap informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses menjadi semakin penting.

Baca Juga :  Ribuan Warga Pekanbaru Shalat Id di Masjid Raya An Nur

Informasi yang dibutuhkan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan jadwal dan rangkaian kegiatan festival, tetapi juga rekayasa lalu lintas, keamanan, serta berbagai aturan yang perlu diketahui pengunjung.

Hevi mengatakan, Festival Pacu Jalur merupakan salah satu momentum penting untuk memperkenalkan Kuansing kepada masyarakat luas. Karena itu, sinergi dengan kepolisian diperlukan agar informasi yang diterima publik berasal dari sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Festival Pacu Jalur adalah wajah Kabupaten Kuansing. Melalui sinergi bersama Polres Kuansing, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus memahami pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama festival berlangsung,” ujar Hevi.

Ia menegaskan, Diskominfoss siap mendukung penyebarluasan berbagai informasi dan pesan kamtibmas yang disampaikan kepolisian. Kanal media sosial resmi pemerintah, media massa, serta berbagai platform digital akan dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Baca Juga :  Pekan Budaya Bukti Keberagamaan Budaya di Kabupaten Siak

Menurut Hevi, kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat menekan potensi munculnya informasi yang simpang siur selama festival. Di sisi lain, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyampaikan bahwa keamanan merupakan salah satu aspek penting dalam menyukseskan Festival Pacu Jalur 2026.

Ia berharap kemeriahan festival tetap berjalan seiring dengan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan dan menjaga keamanan. Hal itu dinilai penting mengingat kegiatan akan dihadiri masyarakat lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama Festival Pacu Jalur. Patuhi aturan lalu lintas, jaga barang berharga, hindari penyebaran informasi yang belum tentu benar, serta mari menjadi tuan rumah yang ramah bagi para tamu yang datang ke Kuantan Singingi,” tegas Hidayat.

Baca Juga :  SMPN 39 Pekanbaru Gelar Sosialiasi Sekolah Sehat dan AKSI Bergizi 2023

Hidayat menambahkan, kerja sama dengan Diskominfoss akan memperluas jangkauan penyampaian pesan kamtibmas kepada masyarakat. Dengan dukungan berbagai kanal informasi, imbauan kepolisian diharapkan dapat diterima secara lebih cepat dan efektif.

Festival Pacu Jalur 2026 diharapkan tidak hanya menjadi momentum menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya masyarakat Kuansing, tetapi juga memberikan pengalaman wisata yang aman dan nyaman bagi setiap pengunjung.

Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi bagian penting untuk menjaga situasi tetap kondusif. Dengan koordinasi yang kuat, Festival Pacu Jalur sebagai ikon budaya Kuansing diharapkan dapat berlangsung sukses sekaligus meninggalkan kesan positif bagi masyarakat dan wisatawan. [Suhendi]