JAKARTA, DURASI.co.id – Sebanyak 5.273 karya kreatif dari berbagai penjuru Indonesia mewarnai penyelenggaraan JNE Content Competition 2026. Ajang yang mempertemukan talenta di bidang tulisan, fotografi, video, dan desain tersebut mencapai puncaknya melalui malam penghargaan yang digelar di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Kompetisi yang memasuki penyelenggaraan ke-13 sejak pertama kali digelar pada 2011 itu menjadi ruang bagi para kreator untuk menuangkan gagasan dan cerita melalui karya masing-masing.
Pada edisi tahun ini, JNE mengangkat tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita”. Tema tersebut merefleksikan perjalanan JNE selama 35 tahun dalam tumbuh bersama pelanggan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karyawan, serta komunitas di berbagai daerah.
Dari ribuan karya yang masuk, sebanyak 77 pemenang telah ditetapkan. Nama-nama pemenang diumumkan pada 10 Juli 2026 melalui JNEWS Online dan kanal media sosial resmi JNE.
Malam penghargaan yang dipandu MC Suci Patia berlangsung dalam suasana hangat. Sejumlah tokoh turut hadir, termasuk Chairman ILTHABI REKATMA Ilham Akbar Habibie, Presiden Direktur JNE M Feriadi Soeprapto, SVP Marketing Group Head JNE Eri Palgunadi, jajaran manajemen JNE, dewan juri, serta para pemenang.
Ilham Akbar Habibie mengapresiasi semangat para kreator muda yang mengikuti kompetisi tersebut. Menurutnya, ajang tersebut tidak sebatas kompetisi, tetapi juga memperlihatkan besarnya potensi kreativitas dan inovasi yang dimiliki generasi muda Indonesia.
“Saya melihat semangat yang sangat luar biasa dari para kreator muda Indonesia. Kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan bukti nyata potensi inovasi bangsa yang sangat besar. Saya sangat mengapresiasi langkah JNE dalam membina kreativitas anak bangsa. Semoga kompetisi ini terus menjadi wadah yang berkelanjutan, melahirkan talenta baru yang akan membawa Indonesia lebih maju di masa depan,” ujar Ilham.
Presiden Direktur JNE M Feriadi Soeprapto mengatakan, jumlah karya yang masuk menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap ruang kreativitas yang disediakan melalui kompetisi tersebut.
“Melihat lebih dari 5.273 karya kreatif masuk dari seluruh penjuru Indonesia, kami merasa sangat terinspirasi. Di usia JNE yang ke-35 tahun, kami mengusung semangat ‘Bergerak Bersama’. Melalui kompetisi ini, kami ingin merayakan beragam cerita, mulai dari perjuangan UMKM, konektivitas jarak, hingga kebahagiaan sederhana yang diantar dalam sebuah paket. Komitmen kami adalah terus menjadi bagian dari ekosistem kreatif Indonesia, mendukung setiap talenta untuk terus tumbuh dan berbagi dampak positif,” kata Feriadi.
Sementara itu, Maman Suherman yang menjadi salah satu juri kategori Writing Nasional menilai tema yang diusung JNE mampu diterjemahkan peserta melalui karya yang menyentuh sisi kemanusiaan.
“Tema ‘Bergerak Bersama, Beragam Cerita’ mampu diterjemahkan dengan sangat emosional oleh para peserta. Banyak karya yang menyoroti sisi humanis dari setiap kiriman. Ini menegaskan bahwa di balik setiap paket yang diantar, terdapat cerita tentang harapan dan kasih sayang yang saling terhubung. Talenta kreatif Indonesia sungguh luar biasa,” ujar Maman.
Salah satu momen menarik dalam acara tersebut adalah pengumuman penerima penghargaan “Best of The Best”. Predikat itu diberikan kepada Utomo Priyambodo, jurnalis National Geographic Indonesia, dan Idris Prasetiawan, jurnalis Palopopos Fajar.
Utomo sebelumnya meraih Juara 1 Writing Jurnalis Regional Jakarta & Banten, sedangkan Idris menjadi Juara 1 Photo Jurnalis Regional Sulawesi, Maluku & Papua. Keduanya memperoleh hadiah utama berupa perjalanan ibadah umrah.
Utomo mengaku penghargaan tersebut menjadi kejutan sekaligus rezeki yang tidak disangka-sangka.
“Ini adalah rezeki yang tak terduga. Karya saya tentang inspirasi layanan JNE yang menyentuh sisi kemanusiaan ternyata diapresiasi sejauh ini. Terima kasih JNE, ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus menulis dan memberikan kontribusi inspiratif melalui karya jurnalistik,” tutur Utomo.
Kegembiraan juga dirasakan Teza Syahrudin dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang menjadi salah satu pemenang kategori pelajar. Ia mengaku tidak menyangka karyanya berhasil terpilih dan membawanya hadir dalam acara penghargaan tersebut.
“Saya tidak menyangka karya saya bisa terpilih. Kehadiran saya di acara awarding ini memberikan pengalaman yang tak ternilai dan menjadi pemantik semangat saya untuk terus mengeksplorasi kreativitas di bidang foto,” ujar Teza.
Penyelenggaraan JNE Content Competition 2026 sekaligus memperlihatkan komitmen perusahaan untuk ikut mendukung perkembangan ekosistem kreatif nasional. Melalui kompetisi tersebut, JNE membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai cerita melalui karya kreatif.
Feriadi menegaskan, JNE akan terus berupaya menjadi bagian dari perjalanan para kreator dalam mengembangkan gagasan dan menghasilkan karya yang memberikan dampak positif.
“JNE akan terus menjadi jembatan bagi setiap individu untuk mewujudkan aspirasi mereka menjadi karya nyata. Mari kita terus bergerak bersama menciptakan lebih banyak lagi narasi positif untuk kemajuan negeri,” pungkasnya. [Rini]










