PEKANBARU, DURASI.co.id – Masjid Al-Hidayah yang berlokasi di Jalan Asofa I, Gang Al Hidayah, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru menggelar shalat Jumat perdana sejak masjid ini selesai dibangun, Jumat (3/5/2024).
Jumat perdana ini diikuti lebih dari 300-an jamaah yang terdiri dari unsur Polsek Payung Sekaki, Kelurahan Labuh Baru Barat, RW 009, RT 006 serta masyarakat sekitar Jalan Nangka, Kota Pekanbaru.
Ketua RW 009 Kelurahan Labuh Baru Barat, Sabarudin mengatakan bahwa dengan berdirinya masjid Al-Hidayah di sekitar lingkungan RW diharapkan mampu untuk mempersatukan umat dalam lingkungan dan mensejahterakan umat islam.
“Selamat dengan adanya Masjid Al-Hidayah, semoga berkontribusi untuk masyarakat sekitar dan terima kasih saya sampaikan kepada H Syahrul selaku pendiri Masjid Al-Hidayah yang memberikan dukungan finansial keseluruhannya,” ucap Sabarudin.
Sementara, Ketua RW 006, Ustadz Robani menuturkan bahwasanya keberadaan Masjid Al-Hidayah ini sangat penting untuk masyarakat RT 006.
“Kita berharap nantinya Masjid Al-Hidayah ini mampu menjadi pusat kegiatan umat muslim, khususnya untuk warga RT 007 ini,” ujarnya.

Babinkamtibmas Polsek Payung Sekaki, Aipda Annas yang hadir dalam Jumat perdana tersebut menyampaikan kekagumannya pada Masjid Al-Hidayah.
“Masjidnya besar, bersih, strategis, membuat jamah nyaman,” tuturnya begitu sampai di Masjid Al-Hidayah.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Al-Hidayah, Ustadz Muhammad Ilham menceritakan awal berdirinya masjid Al-Hidayah yakni sekitar 1 tahun yang lalu, saat itu H Syahrul membeli tanah di Jalan Asofa I, dan berniat untuk membuat masjid di atas lahan yang dibeli.
“Alhamdulilah sekitar 8 bulan masjid sudah selesai terbangun dengan biaya pembangunan dan operasional masjid semuanya ditanggung pak Haji Syahrul. Terima kasih kepada Haji Syahrul beserta keluarga yang telah mendirikan masjid dan operasional kegiatan masjid dengan dana pribadinya. Semoga menjadi amal ibadah pak haji sekeluarga,” ucap Ustadz Ilham.
Di lain kesempatan, H Syahrul berharap kedepannya kegiatan keagamaan di Masjid Al-Hidayah ini akan ramai dan meriah demi syiar agama islam.
“Kedepannya semoga Masjid Al-Hidayah ini bisa menjadi rumah bagi kegiatan umat islam, untuk kebutuhan finansial dan lainnya keluarga kita siap untuk memenuhi demi kemakmuran Masjid Al-Hidayah,” pungkas H Syahrul.
Setelah selesai melaksanakan shalat Jumat, jamaah menikmati makan siang bersama yang telah disiapkan oleh H Syahrul dan keluarga, dengan menu utama 3 ekor kambing yang dimasak Chef Abu Hasbi.
“Alhamdulillah rasa kebersamaan ada, dan lebih solid dengan adanya makan bersama,” ujar jamaah. (Haykal)








