Papan Proyek Tak Terlihat, Pengerjaan Jalan Rabat Beton di Desa Pesantren Tuai Sorotan

Proyek rabat beton di Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. (Foto: Alwi/Durasi.co.id)

PEMALANG, DURASI.co.id – Proyek pembangunan jalan rabat beton yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, diduga proyek siluman. Hal ini disebabkan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi kegiatan.

Berdasarkan informasi dan data yang dihimpun di lapangan, proyek rabat beton yang terletak di depan Kantor Balai Desa Pesantren (Gang 5) tampak ditutup dari akses informasi publik, termasuk soal nilai dan sumber anggarannya.

“Seharusnya ada papan informasi proyek agar masyarakat tahu sumber dan besaran anggarannya. Namun, saat kami cek di lapangan, tidak terlihat sama sekali. Kami menduga Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Pesantren atau pihak ketiga (pemborong) sengaja tidak memasangnya,” ujar salah satu anggota tim awak media, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga :  Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024: Memastikan Keadilan dan Kualitas Demokrasi

Sementara itu, salah satu narasumber lain menambahkan bahwa sesuai ketentuan Peraturan Presiden (Perpres), setiap proyek pembangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib mencantumkan papan nama proyek.

“Ini kan menggunakan Dana Desa, tapi kok malah tidak ada papan informasinya,” ucapnya.

Tidak adanya papan informasi tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat dan patut diduga telah melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Pekerjaan betonisasi jalan desa dengan Dana Desa, tetapi tanpa papan nama proyek, bukan hanya bertentangan dengan Perpres, tetapi juga tidak sesuai dengan semangat transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, pihak Pemerintah Desa Pesantren melalui salah satu perangkat desa (yang tidak ingin disebutkan namanya) menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti proses pelaksanaan proyek rabat beton tersebut. Ia menyatakan bahwa kegiatan itu sepenuhnya menjadi ranah TPK.

Baca Juga :  Desa Surajaya Gelar Musdes ke-3 Tentang Tukar Menukar Tanah Kas Desa Blok Gombolamba

“Setahu saya ada papan proyeknya, Mas, dipasang di titik pertama. Mungkin yang tadi melintas hanya melihat dari sisi jalan utama,” jelasnya.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait sumber dan besaran anggaran proyek, perangkat desa itu mengaku tidak hafal. Ia menyarankan agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada Kasi Perencanaan atau Kaur Keuangan.

“Dana Desa 2025 ada yang untuk rabat beton, ada juga untuk aspal. Maaf, saya tidak hafal anggarannya. Harus tanya ke Kasi Perencanaan atau Kaur Keuangan dulu,” pungkasnya. [Alwi]