DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur pada Tahun Anggaran 2026 meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni, pembangunan jalan dan jembatan terus didorong untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar aktivitas masyarakat.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp63,6 miliar untuk pembangunan serta peningkatan sejumlah ruas jalan dan jembatan strategis di berbagai wilayah Dharmasraya.
Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Zakirman, mengatakan pelaksanaan proyek di lapangan terus dipercepat sesuai arahan Bupati Annisa Suci Ramadhani. Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani menaruh komitmen luar biasa pada kualitas infrastruktur. Beliau ingin seluruh wilayah saling terhubung, aktivitas warga lancar, dan roda ekonomi bergerak lebih cepat. Karena itu, keterbatasan anggaran tidak menjadi kendala, kami di lapangan diinstruksikan untuk memacu pekerjaan tanpa mengabaikan mutu,” ujar Zakirman di Pulau Punjung, Jumat (26/6/2026).
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Dharmasraya, Willy Kurniawan, menjelaskan bahwa hingga akhir Juni 2026, progres sejumlah proyek utama menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
Empat paket pekerjaan jalan yang saat ini tengah dikerjakan meliputi ruas Jalan Samping RSUD Sungai Dareh sepanjang 900 meter, ruas Simpang Koto Agung–Blok C Sitiung I sepanjang 3,8 kilometer dengan progres fisik mencapai 44,951 persen, ruas Pulau Punjung–Lubuk Bulang sepanjang 6,2 kilometer, serta ruas Sungai Rumbai–Blok D Sitiung II sepanjang 1,3 kilometer.
Selain pembangunan jalan, Dinas PUPR juga melaksanakan pembangunan tiga jembatan strategis, yakni Jembatan Batang Mimpi, Jembatan Sungai Pinang–Timpeh yang progresnya telah mencapai 58,954 persen, serta Jembatan Sungai Duo dengan progres fisik 25,75 persen.
Willy menambahkan, sejumlah paket pekerjaan pendukung lainnya juga sedang dipersiapkan agar seluruh kegiatan dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Program pembangunan infrastruktur senilai Rp63,6 miliar tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran jalan dan jembatan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Dharmasraya. [Sonia]








