Pembangunan Jembatan Noyo Telah Dimulai

Pembangunan Jembatan Sungai Noyo yang terletak di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Selasa (1/7/25). Foto: Odal Zai/Durasi.co.id

NIAS BARAT, DURASI.co.id – Pembangunan Jembatan Sungai Noyo yang terletak di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan kegiatan groundbreaking yang telah dilakukan sebelumnya sebagai simbol dimulainya proyek infrastruktur tersebut, Selasa (1/7/2025).

Jembatan ini diharapkan menjadi solusi atas keterisolasian beberapa wilayah sekitar yang selama ini terganggu akibat keterbatasan akses transportasi.

Masyarakat Desa Tuwuna dan sekitarnya menyambut baik pembangunan ini. Beberapa warga menyampaikan apresiasi terhadap gerak cepat (gercep) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam merealisasikan proyek yang telah lama dinanti-nantikan. Mereka menilai pembangunan jembatan ini bukan hanya wujud dari janji pembangunan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat pedesaan.

Baca Juga :  Open Turnamen Sepak Bola Bupati Nias Barat Cup 2023 Resmi Dibuka

Jembatan Sungai Noyo merupakan infrastruktur vital yang akan menghubungkan wilayah-wilayah penting di Mandrehe, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pasar. Selama ini, warga harus berjibaku melewati sungai dengan cara tradisional yang penuh risiko, terutama saat musim hujan.

Salah seorang warga Desa Tuwuna yang juga bekerja dalam pembangunan jembatan tersebut, Oktavianus Zai, saat diwawancarai pada Senin (30/6/2025), menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat pemerintah dalam menangani pembangunan jembatan itu.

“Penantian masyarakat Nias Barat akhirnya terjawab. Kami sangat bersyukur,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan warga Desa Balodano, Kecamatan Mandrehe, kepada wartawan DURASI.co.id pada Selasa (1/7/2025). Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah merespons cepat atas ambruknya Jembatan Sungai Noyo, yang sebelumnya sangat berdampak pada aktivitas dan perekonomian warga.

Baca Juga :  Terkait Pembangunan Tower B RS Haji Medan, Ini Penjelasan Pemprov Sumut

“Jembatan ini sangat penting bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. Semoga pembangunannya berjalan lancar dan cepat selesai, agar aktivitas serta perekonomian bisa pulih kembali,” ujarnya. [Odal Zai]