Penantian Panjang Berakhir, Bupati Annisa Tuntaskan Pembangunan Jembatan Sungai Pinang di Timpeh

Redaksi Durasi
Jembatan Sungai Pinang di Timpeh. (Foto: Diskominfo Dharmasraya)

DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Akses transportasi warga di Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, kembali normal setelah pembangunan Jembatan Sungai Pinang di Jorong Sungai Pinang, Nagari Timpeh, rampung dikerjakan.

Jembatan yang sebelumnya amblas akibat diterjang banjir bandang tersebut kini telah selesai 100 persen dan sudah dapat dilalui kendaraan roda empat, termasuk truk pengangkut hasil perkebunan.

Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebelum jembatan baru dibangun, warga terpaksa mengandalkan jembatan darurat yang dibuat secara swadaya. Namun, akses tersebut hanya dapat digunakan sepeda motor sehingga kendaraan roda empat tidak bisa melintas.

Kondisi itu membuat warga Nagari Taratak Tinggi yang hendak menuju Nagari Tabek, maupun sebaliknya, harus menggunakan jalur alternatif. Selain lebih jauh, jalan tersebut juga dinilai sempit dan menyulitkan kendaraan berukuran besar.

Baca Juga :  Kontribusi Nyata Bangun Daerah, Annisa Ajak Warga Bayar PBB Tepat Waktu

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya Zakirman melalui Kepala Bidang Bina Marga Willy Kurniawan mengatakan, pembangunan Jembatan Sungai Pinang menjadi salah satu pekerjaan yang diprioritaskan karena memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat.

“Jembatan ini berada pada poros utama Kecamatan Timpeh, sehingga keberadaannya sangat strategis untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas di berbagai sektor,” kata Willy, Minggu (6/9/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2026. Nilai kontraknya mencapai Rp952.562.148.

Meski struktur jembatan telah rampung dan truk sudah dapat melintas, pekerjaan belum sepenuhnya memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna jalan. Permukaan jembatan saat ini masih berupa pengerasan menggunakan tanah dan koral.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Kreatif Naik Kelas, Bobby Nasution Fasilitasi HAKI Gratis di Sumut

Warga berharap pemerintah dapat melanjutkan pekerjaan tersebut dengan pengaspalan menggunakan hotmix sehingga akses menjadi lebih aman dan nyaman untuk dilalui.

Hendri (42), warga Nagari Timpeh, mengaku lega karena kendaraan roda empat kini sudah dapat kembali melintas.

“Semenjak amblas dulu, kami kesusahan karena mobil tidak bisa lewat dan cuma mengandalkan jembatan darurat untuk motor saja. Sekarang truk sawit sudah bisa melintas langsung lewat jembatan baru ini meskipun masih pengerasan koral dan tanah. Alhamdulillah, terima kasih banyak Ibu Bupati Annisa atas respons cepatnya. Harapan kami, semoga dalam waktu dekat bisa langsung diaspal biar benar-benar oke semuanya,” ujar Hendri.

Harapan yang sama disampaikan Rina (35), warga Nagari Taratak Tinggi. Menurut dia, keberadaan jembatan baru membuat perjalanan menuju Nagari Tabek kembali lebih singkat dan lancar.

Baca Juga :  Pemkab Solok Terima Kunjungan Komisi Nasional Disabilitas RI

“Sekarang akses dari Taratak Tinggi ke Nagari Tabek kembali dekat dan lancar. Terima kasih atas perhatian Ibu Bupati Annisa. Mudah-mudahan setelah pengerasan koral ini bisa langsung dilapisi aspal agar aman dan nyaman bagi anak-anak kami yang pergi sekolah,” tuturnya.

Camat Timpeh M Fajar Rachman Wibowo turut mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai keberadaan akses baru itu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Kecamatan Timpeh.

“Atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat Timpeh, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani atas perhatian dan pembangunan jembatan ini, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat banyak,” kata Fajar. [Sonia Chaniago]