Program Tahfiz SMPN 41 Madani Pekanbaru Cetak Generasi Qurani

Wisuda tahfiz Alquran siswa SMPN 41 Madani Pekanbaru yang diikuti 115 peserta didik, Senin (25/5/26).

PEKANBARU, DURASI.co.id – Sebanyak 115 siswa SMP Negeri 41 Madani Pekanbaru mengikuti wisuda tahfiz Alquran, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan sekolah terhadap program Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencetak generasi Qurani serta mewujudkan target 10 ribu penghafal Alquran.

Prosesi wisuda berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Para siswa yang diwisuda berhasil menyelesaikan hafalan Alquran dengan capaian berbeda-beda. Bahkan, beberapa di antaranya telah menghafal hingga 27 juz.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan tahfiz di SMP Negeri 41 Madani, mulai dari kepala sekolah, guru, komite, hingga orang tua siswa.

“Ini luar biasa dan sejalan dengan program Wali Kota Pekanbaru, yakni Pekanbaru Cinta Alquran, yang menargetkan lahirnya 10 ribu hafiz Alquran. Hari ini telah lahir 115 hafiz dari SMP Negeri 41 Madani,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa UNRI Terima Bantuan Pendidikan dari Baznas dan UPZ

Menurut Alek, keberhasilan para siswa menjadi penghafal Alquran merupakan kebanggaan bagi Pemerintah Kota Pekanbaru. Ia berharap para lulusan terus menjaga dan menambah hafalan hingga mampu menuntaskan 30 juz.

“Selain menjadi penghafal Alquran, anak-anak juga dibekali ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter agar menjadi generasi Qurani yang berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 41 Madani Pekanbaru, Marlina, mengatakan program tahfiz di sekolah tersebut terus berjalan secara konsisten setiap tahun. Pada angkatan sebelumnya, sekolah juga meluluskan 124 siswa tahfiz dari berbagai tingkatan kelas.

“Sedangkan lulusan kelas IX saat ini, jumlah siswa putra dan putri masing-masing sebanyak 24 orang,” jelasnya.

Baca Juga :  English Communication Awards 2025, Mahasiswa Fikom Umri Tampil All Out

Meski berstatus sekolah negeri, SMP Negeri 41 Madani tetap mempertahankan program unggulan tahfiz tanpa mengurangi materi pembelajaran umum. Para siswa bahkan menjalani sistem pembelajaran hingga malam hari demi menjaga kualitas hafalan.

“Namun, anak-anak mendapatkan tambahan pelajaran tahfiz sehingga beban belajar mereka lebih berat,” ungkap Marlina.

Ia menyebutkan, setelah kegiatan belajar umum selesai, siswa melanjutkan aktivitas menghafal Alquran di masjid hingga pukul 21.30 WIB.

“Bukan hanya full day, tetapi juga full night. Anak-anak belajar tahfiz sampai malam,” ucapnya.

Program tersebut dinilai membuka peluang besar bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur tahfiz di berbagai sekolah unggulan. Banyak alumni SMP Negeri 41 Madani diterima di SMA favorit hingga pondok pesantren ternama.

Baca Juga :  Ketua RT dan RW Wajib Baca, Pemko Pekanbaru Anggarkan Insentif 12 Bulan

“Saya berharap mereka tetap menjaga hafalan Alquran setelah lulus nanti. Menjaga hafalan jauh lebih sulit dibandingkan menghafalnya. Jika mereka tetap menjaga hafalan Alquran, mudah-mudahan hidup mereka akan lebih terarah,” tuturnya. [bud]