KUANSING, DURASI.co.id – Seorang bocah perempuan bernama Bunga Mafasya Azhara (5), warga Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuantan Singingi (Kuansing) selamat dari serangan buaya saat mandi di Sungai Kuantan pada Kamis (6/11/2025) sore. Bocah tersebut berhasil melepaskan diri meski sempat digigit di bagian tangan.
Peristiwa itu terjadi ketika Bunga mandi bersama ayahnya di tepian sungai yang kerap digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari. Lokasi tersebut juga dikenal sebagai tempat latihan jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang.
“Kejadiannya sangat cepat. Anak saya mandi di pinggir sungai, tiba-tiba dia berteriak bilang ada buaya sambil berusaha menarik tangannya. Syukurlah bisa lepas dan langsung lari ke darat,” ujar Tesya, ibu Bunga, Minggu (9/11/2025).
Akibat gigitan tersebut, tangan kiri Bunga mengalami luka cukup dalam. Ia segera dibawa ke Puskesmas Lubuk Ambacang untuk mendapatkan perawatan medis.
“Alhamdulillah sekarang anak saya sudah di rumah. Lukanya tidak perlu dijahit, hanya perlu proses penyembuhan,” ucapnya.
Warga sekitar mengaku kemunculan buaya di kawasan sungai itu semakin sering terlihat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, tak lama setelah kejadian, buaya yang diduga menyerang Bunga masih tampak berenang di sekitar lokasi.
Kepala Desa Lubuk Ambacang, Iid Siswandi, membenarkan bahwa laporan kemunculan buaya di Sungai Kuantan semakin meningkat.
“Untuk wilayah Lubuk Ambacang, ini pertama kalinya ada warga yang diduga digigit buaya. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai,” ujarnya.
Iid menambahkan, musim kemarau panjang membuat sebagian sumur warga mengering, sehingga banyak yang memilih sungai untuk mandi dan mencuci.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.
Penulis: Yopi
Editor: Indra










