Viral di Medsos, Satria Arta Kumbara Ungkapkan Kekecewaan Usai Kewarganegaraannya Dicabut

Kolase foto Satria Arta Kumbara. (Foto: Tangkapan layar video)

PEMALANG, DURASI.co.id – Viral di media sosial, mantan prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut, Satria Arta Kumbara, mengungkapkan rasa kecewanya setelah kewarganegaraannya dicabut oleh Pemerintah Indonesia.

Keputusan itu diambil lantaran Satria bergabung dengan tentara Rusia, tindakan yang dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Kewarganegaraan.

Satria menyayangkan keputusan tersebut. Menurutnya, pelaku korupsi justru lebih dilindungi, sementara dirinya yang mencari nafkah sesuai dengan keterampilan justru dipermasalahkan. Berdasarkan informasi yang beredar, Satria diberhentikan dari TNI AL karena desersi pada tahun 2023.

Satria mengakui bahwa ia bergabung dengan tentara Rusia karena merasa tidak memiliki privilese seperti “lingkaran raja Arab”, dan tindakan tersebut dilakukannya semata-mata demi menafkahi keluarga.

Baca Juga :  Awali Masa Kepengurusan, LPMK Bangetayu Wetan Gelar Raker Perdana dan Bahas Aspirasi Masyarakat

“Nyari nafkah ya seperti ini. Aneh memang, yang nyari duit sesuai skill dan passion-nya diributin, giliran yang korupsi malah dilindungi,” ujarnya dalam unggahan di akun X miliknya dua hari lalu.

Menurut laporan RAND Corporation dan The Moscow Times, sebagai tentara bayaran Rusia, Satria menerima paket gaji dasar plus bonus dalam bentuk dolar Amerika. Jika dikonversi ke rupiah, total penghasilannya mencapai sekitar Rp74 juta per bulan pada saat penandatanganan kontrak.

Penulis: Alwi
Editor: Aliman