Wakil Ketua AWPI Sumsel Minta Data Keluarga Penerima Manfaat Dievaluasi

  • Bagikan
Wakil Ketua AWPI Sumsel, Jhoni Antoni. (Foto: Hery/Durasi.co.id)

PALEMBANG, DURASI.co.id – Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait penyaluran PKH yang tidak tepat sasaran, Wakil Ketua AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) Sumsel, Jhoni Antoni angkat bicara.

“Seharusnya koordinator, pendamping PKH, operator kelurahan mengevaluasi kembali data keluarga penerima manfaat (KPM) agar tepat sasaran. Bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar pantas menerimanya,” ucap Jhoni, Senin (4/12/2023).

Ia menuturkan seharusnya pihak koordinator PKH harus jeli dalam mendata warga miskin di wilayahnya masing-masing, jangan sampai bantuan bansos yang dikucurkan oleh pemerintah jatuh ke tangan warga yang perekonomiannya yang mampu. “Bila perlu cek dari kondisi rumah, fasilitas apa saja yang ada serta pekerjaannya, jadi akurat yang bersangkutan pantas dengan tidaknya menerima bantuan bansos,” sebutnya.

Baca Juga :  Peringatan HUT ke-78 PGRI dan HGN Kecamatan Semendawai Timur OKUT

Jhoni berharap kepada operator kelurahan, koordinator kecamatan, serta pendamping PKH sesegera mungkin mengevaluasi data keluarga penerima manfaat. “Kalau ditemukan warga yang tidak layak menerima dalam arti kehidupan ekonominya mampu segera di-stop, karena masih banyak warga miskin yang pantas menerima,” katanya.

Sementara itu, Desi Natalia, warga RT 45 RW 09, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati saat dikunjungi awak media di kediamannya mengungkapkan, bahwa dirinya merupakan ibu rumah tangga, sedangkan suaminya bekerja sebagai pengamen.

“Kondisi fisik suami saya buat sebelah. Penghasilan suami tidak menentu, terkadang tidak dapat sama sekali. Sedangkan biaya sewa rumah Rp 500 ribu per bulan, untuk makan sehari-hari susah. Mau masak juga sering numpang ke tetangga, karena tabung gas tidak ada. Anak yang paling besar kelas 5 SD, sekarang tidak sekolah lagi karena tidak sanggup membayar uang sekolah,” bebernya.

Baca Juga :  Ipda Zulkarnain Afianata: PBNU Dapat Melahirkan Kader-Kader NU yang Membawa Kemajuan

Ia berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Kami memang butuh bantuan, baik dalam bentuk PKH ataupun bantuan untuk sekolah,” ucapnya.

Reporter: Hery

  • Bagikan