PALEMBANG, DURASI.co.id – Warga mengeluhkan jalan banjir yang tidak kunjung surut serta tidak adanya perhatian dari pemerintah. Banjir tersebut berlokasi di Jalan Ki Marogan, Gang Damai Bersama 2, RT 38 RW 08, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, daerah tersebut telah lama tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Jefri, warga setempat mengatakan, bahwa banjir yang terjadi di jalan tersebut dikarenakan tidak adanya saluran pembuangan.
“Kami berharap agar Pemerintah Kota Palembang atau dinas terkait dapat segera memberikan perhatian terkait banjir yang tak kunjung kering ini,” ucapnya, Selasa (5/12/2023).
“Dampak dari banjir yang tak kunjung kering ini jalan menjadi licin dan terkadang ada ular berbisa di jalan ini,” imbuhnya.
Jefri melanjutkan, jalan tersebut merupakan akses warga setempat dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari.
“Anak- anak kadang urung pergi ke sekolah karena terpeleset di jalan yang digenangi air tersebut, air yang menggenang itu adalah air hujan yang bercampur dengan air rawa-rawa dan air limbah rumah tangga warga,” bebernya.
Dia berharap keluhan warga dapat segera didengar dan ditindak lanjuti oleh pihak dinas terkait dan DPRD Kota Palembang, karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Ketua RT 38, Damri saat dikonfirmasi mengatakan, adanya banjir tersebut dikarenakan adanya drainase yang buntu dan perlu perbaikan.
“Drainase tersebut pernah diajukan ke Musrenbang, tapi belum juga terealisasi. Kami atas nama warga mengharapkan agar jalan tersebut dilakukan peninggian dan drainase yang buntu tersebut juga segera diperbaiki, sesuai permintaan masyarakat warga RT 38 yang selalu mengalami kebanjiran,” pungkasnya.
Reporter: Hery







