BATAM, DURASI.co.id – Harga sejumlah bahan pokok di Kepulauan Riau (Kepri) mulai mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, yang meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mencegah lonjakan harga yang lebih tinggi.
Menurut Wahyu, peningkatan konsumsi selama Ramadan dan menjelang Lebaran harus diimbangi dengan ketersediaan stok yang memadai. Jika tidak ada langkah antisipasi, kenaikan harga bisa semakin membebani masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah.
“Kami berharap pemerintah daerah bersama Satgas Pangan lebih aktif dalam mengontrol distribusi dan harga sembako di pasar,” kata Wahyu, Selasa (25/3/2/25).
Sebagai anggota Fraksi PKS DPRD Kepri, Wahyu menekankan pentingnya pengawasan distribusi barang agar tidak terjadi kelangkaan yang memicu lonjakan harga. Ia juga meminta pemerintah memastikan tidak ada praktik penimbunan oleh oknum tertentu demi keuntungan pribadi.
Kenaikan harga sembako menjelang Lebaran memang kerap terjadi setiap tahun. Namun, tanpa pengendalian yang baik, daya beli masyarakat bisa terdampak. Oleh karena itu, Wahyu mendesak pemerintah segera mengawasi stok dan distribusi bahan pangan, baik di pasar tradisional maupun modern.
Selain pengawasan ketat, ia juga mendorong pemerintah daerah menggelar operasi pasar murah sebagai langkah konkret untuk menekan harga dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Operasi pasar murah bisa menjadi solusi bagi warga yang terdampak kenaikan harga. Pemerintah perlu memastikan program ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Tak hanya itu, Wahyu mengapresiasi berbagai program bantuan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun, ia menegaskan bahwa distribusi bantuan harus dilakukan secara merata dan tepat sasaran agar benar-benar dirasakan oleh mereka yang berhak.
Dengan pengawasan yang ketat, stok yang mencukupi, serta distribusi bantuan yang merata, Wahyu berharap harga sembako di Kepri tetap stabil hingga Idulfitri.
“Dengan begitu, masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” ucap Wahyu.
Penulis: Ledi
Editor: Indra








