Pemkab Pemalang Gelontorkan Anggaran Rp 1,9 Miliar untuk Jaringan Internet Gratis, Begini Kata Wakil Bupati

Wakil Bupati Pemalang, Nur Kholis. (Foto: Dok Nur Kholis)

PEMALANG, DURASI.co.id – Di tengah kondisi Pemalang yang masih belum maksimal dalam hal infrastruktur maupun penanganan sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang justru menggelontorkan anggaran hingga Rp 1,9 miliar untuk pengadaan barang berupa kawat, faksimile, dan internet TV berlangganan.

Menurut praktisi hukum Kuswanto SH anggaran pengadaan barang tersebut dinilai kurang tepat. Program ini pun menuai banyak sorotan dari masyarakat. Saat ini, masyarakat lebih mengharapkan perbaikan infrastruktur, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), birokrasi yang bersih, penanganan sampah, serta pendidikan yang bebas dari pungutan liar.

“Dalam rangka efisiensi anggaran yang digalakkan oleh pemerintah pusat, seharusnya pemerintah daerah bisa mengikuti, minimal mengimbangi dengan memprioritaskan persoalan yang mendasar,” papar Kuswanto.

Baca Juga :  BEM ITB Adias Pemalang Desak Percepatan Perbup Pesantren demi Relevansi di Tengah Perubahan Zaman

Kuswanto juga berharap agar tidak terjadi mark up terhadap anggaran yang digelontorkan untuk pengadaan barang tersebut. Ia menjelaskan bahwa dalam dunia administrasi, istilah “mark up” bermakna menaikkan atau menambah nilai suatu anggaran secara tidak wajar.

“Jangan sampai ada korupsi jilid dua di Pemalang, yang pada akhirnya justru merugikan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang, Joko Ngatmo, melalui Kepala Bidang Penyelenggara Diskominfo, Edi Supratikno, menjelaskan bahwa pengadaan barang berupa kawat, faksimile, dan internet TV berlangganan merupakan bagian dari program 100 hari Bupati Pemalang.

“Itu anggaran internet desa untuk mendukung program kerja 100 hari Pak Bupati. Ini bagian dari pembangunan infrastruktur telekomunikasi di desa,” katanya, Kamis (27/3/2025).

Baca Juga :  Gubernur Jateng Turun Langsung Tangani Tanah Bergerak di Tegal, Huntara Dipercepat

“Pada tahap awal, kami prioritaskan untuk 93 desa yang terdekat dari 14 kecamatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pemalang, Nur Kholis, saat dikonfirmasi Durasi.co.id, Rabu (2/4/2025), menyatakan bahwa anggaran Rp 1,9 miliar itu digunakan untuk program Wi-Fi atau internet gratis di desa-desa se-Kabupaten Pemalang demi kepentingan umum.

“Insyaallah program tersebut bisa bermanfaat bagi rakyat,” ucap Nur Kholis melalui pesan singkat.

Penulis: Prapto
Editor: Indra