Wali Kota Batam Ajak Mahasiswa Baru UNRIKA Jadi Agen Perubahan Bangsa

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri acara PKKMB UNRIKA, Sabtu (13/9/25).

BATAM, DURASI.co.id – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memberikan motivasi kepada 1.200 mahasiswa baru Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 yang digelar di Auditorium UNRIKA, Batu Aji, Sabtu (13/9/2025).

Amsakar menegaskan bahwa dalam kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, pendidikan menjadi fondasi utama untuk meningkatkan daya saing sekaligus masa depan bangsa.

“Indeks Pembangunan Manusia ditentukan oleh tiga faktor: pendidikan, kesehatan, dan pendapatan per kapita. Jika ketiganya kuat, bangsa akan maju,” ujarnya.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya kuliah untuk mengejar ijazah, melainkan benar-benar menimba ilmu guna menjadi agen perubahan.

“Tunjukkan diri sebagai generasi yang siap mendukung Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Baca Juga :  Plt Gubernur Marlin: Jaga dan Lestarikan Laut Demi Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Menurutnya, mahasiswa harus mampu memberikan analisis cerdas atas persoalan bangsa, memahami lingkungan strategis, menguasai teori, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.

“Jika itu terwujud, insyaallah kita akan menjadi bangsa hebat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amsakar menggambarkan kampus sebagai “kawah candradimuka” yang membentuk generasi muda menjadi insan akademik berdaya saing. Ia menekankan agar mahasiswa menjadikan Tridarma perguruan tinggi pendidikan, penelitian, dan pengabdian sebagai pedoman utama dalam menempuh studi.

Amsakar juga membagikan empat prinsip sukses: mencari jalan agar bisa, bersungguh-sungguh, mempermudah urusan orang lain, serta meluruskan niat dengan keyakinan kepada Allah.

“Prinsip ini akan melahirkan pribadi tangguh dan siap bersaing,” katanya.

Selain itu, ia menyinggung pentingnya kebersamaan dalam keberagaman. Batam, menurutnya, ibarat orkestra dengan beragam etnis dan budaya, namun tetap harmonis dalam satu kesatuan.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kepri Sarankan Jabatan Direksi BUMD Diisi Kalangan Profesional

“Keberagaman adalah kekuatan. Di Batam banyak komunitas hadir, tetapi budaya Melayu menjadi payung yang menyejukkan,” jelasnya.

Menutup motivasinya, Amsakar mengapresiasi UNRIKA yang terus melahirkan sumber daya manusia unggul di Batam.

“Mahasiswa adalah insan pilihan yang menentukan arah bangsa. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, berikan yang terbaik untuk orang tua, masyarakat, dan Indonesia,” pungkasnya. [apr]