Layanan Humanis Tanpa Diskriminasi, Lapas Pemuda Plantungan Dukung Akses Disabilitas

Petugas Lapas Pemuda Plantungan mendorong kursi roda pengunjung penyandang disabilitas, Sabtu (27/12/25). Foto: Joko Susanto/Durasi.co.id

KENDAL, DURASI.co.id – Lapas Pemuda Plantungan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan humanis, termasuk bagi masyarakat berkebutuhan khusus. Komitmen tersebut tercermin dalam layanan kunjungan yang berlangsung di area kunjungan Lapas Pemuda Plantungan, Sabtu (27/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Lapas Pemuda Plantungan menerima kunjungan Ibu Ranti Setiati, orang tua dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Restu Aji. Sebagai pengunjung penyandang disabilitas, Ranti Setiati memperoleh pelayanan yang ramah, cepat, dan responsif dari petugas.

Pelayanan kunjungan dilaksanakan oleh petugas layanan Shofa, dengan dukungan pengamanan dari Tony dan Naufal selaku regu pengamanan. Petugas memberikan pendampingan sejak awal, mulai dari akses masuk yang mudah dijangkau hingga proses kunjungan yang berlangsung tertib dan nyaman.

Baca Juga :  Tukar-Menukar Tanah Kas Desa Kalirandu Diverifikasi untuk Pembangunan PT Golden Victory

Ranti Setiati mengapresiasi pelayanan yang diberikan dan menilai Lapas Pemuda Plantungan telah memberikan perhatian khusus kepada pengunjung disabilitas.

“Pelayanannya sangat baik, ramah, dan membantu. Aksesnya mudah bagi disabilitas, dan petugas sigap mendampingi sejak awal,” ujarnya.

Kepala Lapas Pemuda Plantungan, Suharno, menyebutkan bahwa pelayanan inklusif merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan layanan publik yang berkeadilan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi. Masyarakat berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan yang layak, aman, dan nyaman,” katanya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai wujud integritas dan profesionalisme petugas.

“Pelayanan prima adalah cerminan komitmen kami dalam melayani masyarakat. Ke depan, kami akan terus menghadirkan layanan yang ramah, responsif, dan berorientasi pada kepuasan publik,” tuturnya.

Baca Juga :  Geger, Belasan Siswi SD di Pemalang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Sang Guru

Melalui pelayanan prima yang inklusif ini, Lapas Pemuda Plantungan memastikan perannya sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan WBP, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta pelayanan publik yang adil dan berkeadaban. [Joko Susanto]