ACEH TAMIANG, DURASI.co.id – Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi praktik penjarahan barang-barang milik korban bencana hidrometeorologi.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut atas informasi dari Juru Bicara Pemerintah Aceh terkait adanya laporan kehilangan harta benda milik warga di lokasi terdampak banjir, Minggu (18/1/2026).
Pemerintah daerah menyoroti maraknya informasi di media sosial serta laporan langsung dari masyarakat mengenai dugaan penjarahan besi bekas, barang berharga, hingga unit kendaraan milik korban banjir. Praktik tersebut dinilai sangat mencederai rasa kemanusiaan di tengah upaya pemulihan daerah pascabencana.
Dalam imbauannya, Armia Pahmi meminta warga agar proaktif menjaga sisa harta benda yang masih dimiliki.
“Masyarakat diimbau untuk tidak membiarkan besi bekas atau unit kendaraan tergeletak di lokasi bekas banjir tanpa pengawasan. Pemilik aset diharapkan melapor atau setidaknya memberitahukan kepada perangkat desa dan tetangga setempat apabila barang-barang tersebut harus ditinggalkan sementara di lokasi,” imbaunya.
Armia Pahmi juga mendorong aparat penegak hukum (APH) untuk mengambil langkah preventif dan kuratif secara tegas. Ia meminta APH melakukan pemeriksaan rutin terhadap lapak-lapak pembelian besi bekas yang diduga menampung hasil jarahan dari rumah warga, serta memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan yang membawa unit kendaraan bekas terdampak banjir, terutama yang keluar dari wilayah Aceh, guna memastikan keabsahan dokumen kepemilikan.
“Kami meminta masyarakat untuk saling menjaga. Apabila melihat adanya pergerakan atau tindakan mencurigakan terkait penjarahan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Jangan biarkan saudara-saudara kita yang telah tertimpa musibah kembali menjadi korban kejahatan,” tegas Armia.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama masa transisi pascabencana. [Andre]









