Insan Pers Ikut Kawal Program Permakanan Bupati Annisa untuk Cegah Stunting di Dharmasraya

Redaksi Durasi
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan Program Permakanan Tahap III bagi ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Koto Salak, Selasa (21/7/26).

DHARMASRAYA – Insan pers di Kabupaten Dharmasraya turut berperan mengawal pelaksanaan Program Permakanan Tahap III bagi ibu hamil dan ibu menyusui sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam menekan angka stunting. Program tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, di Kecamatan Koto Salak, Selasa (21/7/2026).

Keterlibatan media dinilai penting untuk menyebarluaskan informasi sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai manfaat program yang menjadi salah satu prioritas pasangan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak masa kehamilan.

Kepala Dinas Sosial, P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, mengatakan hingga pelaksanaan tahap ketiga, program tersebut telah menjangkau 622 penerima manfaat di seluruh kecamatan. Jumlah itu terdiri atas 549 ibu hamil dan 73 ibu menyusui yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK).

Baca Juga :  Atasi Keterbatasan Anggaran, Bupati Annisa Libatkan Enam Perusahaan Aspal Jalan Poros Koto Gadang

Setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp3 juta yang disalurkan secara bertahap sejak masa kehamilan hingga bayi berusia enam bulan. Pada penyaluran Tahap III, bantuan diberikan kepada 251 penerima manfaat di seluruh Kabupaten Dharmasraya. Khusus di Kecamatan Koto Salak, bantuan diterima oleh 17 orang yang terdiri atas 13 ibu hamil dan empat ibu menyusui.

Bupati Annisa Suci Ramadhani menegaskan bahwa pemenuhan gizi ibu hamil dan ibu menyusui merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kami ingin memastikan setiap anak Dharmasraya memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal sejak berada di dalam kandungan. Dengan pemenuhan gizi yang baik, kita berharap dapat melahirkan generasi yang bebas stunting dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Annisa.

Baca Juga :  Utamakan Keselamatan Warga, Bupati Annisa Tak Tolerir Tempat Hiburan Liar

Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para penerima manfaat di Kecamatan Koto Salak. Mereka mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap kesehatan ibu dan anak, meski saat ini program masih difokuskan bagi masyarakat pada kelompok desil 1 dan desil 2 karena keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Salah seorang ibu menyusui yang hadir mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima dan berharap cakupan program dapat terus diperluas pada masa mendatang.

“Kami sangat mencintai Ibu Bupati karena perhatiannya luar biasa, bahkan rahim kami pun dijaga dengan bantuan gizi ini. Kami berharap kepemimpinan yang tulus seperti ini terus berlanjut agar kelak cakupannya bisa meluas hingga desil 5 seperti yang beliau cita-citakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Annisa Jajaki Kerja Sama dengan UI, Buka Peluang Jalur Khusus bagi Pelajar Dharmasraya

Dalam kesempatan tersebut, Annisa juga mengajak insan pers, pemerintah nagari, serta masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran. Warga yang memenuhi persyaratan diminta aktif mengajukan usulan melalui pemerintah nagari, kader Posyandu, bidan desa, maupun Puskesmas setempat.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Catur Eby, Kepala Dinas Kesehatan Yosta Defina, Camat Koto Salak Sulaiman, para wali nagari, serta tenaga kesehatan setempat. Acara berlangsung dengan penuh optimisme terhadap upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas generasi masa depan. [Sonia Chaniago]