DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Suasana khidmat menyelimuti Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Dharmasraya pada Kamis (2/4/2026).
Di tengah hangatnya nuansa Idulfitri 1447 H, keluarga besar Dinas Pendidikan menggelar agenda ganda yang sarat makna, yakni Halal Bihalal sekaligus evaluasi kinerja triwulan I tahun anggaran 2026.
Perhelatan ini bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan manifestasi dari komitmen birokrasi yang humanis namun tetap berorientasi pada hasil. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Dinas Pendidikan, sekretaris dinas, para kepala bidang, kepala seksi, jajaran pengawas, serta seluruh staf di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya Bobby Perdana Riza, menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal merupakan waktu yang tepat untuk melakukan “reset” spiritual. Saling memaafkan dan meluruhkan ego sektoral dianggap sebagai kunci utama dalam membangun kerja sama tim yang solid.
“Harmoni internal adalah fondasi dari pelayanan publik yang unggul. Dengan hati yang bersih dan ukhuwah yang kuat, kita akan lebih ringan dalam memikul amanah untuk memajukan kualitas pendidikan di Bumi Mekar Ranah Cati Nan Tigo ini,” ujarnya dalam arahan yang penuh wibawa.
Transisi dari suasana Lebaran ke meja kerja dilakukan secara profesional melalui sesi evaluasi kinerja triwulan I. Forum ini menjadi ruang dialektika untuk membedah capaian program kerja selama tiga bulan pertama pada 2026.
Evaluasi ini bertujuan mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan, meninjau serapan anggaran, serta merumuskan langkah taktis guna meningkatkan efisiensi di setiap lini. Hal ini menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya tetap mengedepankan akuntabilitas di tengah suasana perayaan hari besar.
Kehangatan acara kian lengkap dengan tausiah dari Fahmi Darwas. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan keikhlasan dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa pengabdian di dunia pendidikan merupakan investasi akhirat yang harus dijaga dengan etika dan profesionalisme yang tinggi.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan jabat tangan penuh kehangatan sebagai simbol kekuatan kolektif.
Melalui perpaduan antara penguatan aspek spiritual dan penajaman aspek profesional, Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya optimistis dapat terus menjaga kekompakan dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah di masa depan. [Sonia]









