PEKANBARU, DURASI.co.id – Komisi III DPRD Provinsi Riau melakukan kunjungan observasi ke UPTD Balai Perbibitan Ternak dan Semen Beku Daerah (BPTSD) Tuah Sakato, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, guna mempelajari strategi pengembangan sektor peternakan dan peningkatan pendapatan daerah, Selasa (24/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Komisi III menggali berbagai strategi yang diterapkan, khususnya dalam mendorong kemajuan sektor peternakan serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala UPTD BPTSD Tuah Sakato, Desi, menyampaikan bahwa BPTSD Tuah Sakato terus menunjukkan kinerja positif dalam mendukung sektor peternakan sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah. Hingga 2025, BPTSD Tuah Sakato berhasil merealisasikan kontribusi PAD sebesar Rp780 juta atau mencapai 180 persen dari target yang ditetapkan.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu pendorong utama bagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, yang secara total mencatat realisasi retribusi sebesar Rp2,4 miliar pada periode yang sama.
Desi menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil konsistensi dalam menjalankan enam pilar utama, yakni pengembangan teknologi, reproduksi, penyediaan semen beku, ekspansi pasar, penjaminan mutu, serta optimalisasi PAD.
Selain itu, pengelolaan aset daerah melalui sinergi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga menjadi perhatian untuk memastikan keberlanjutan dampak ekonomi bagi masyarakat serta penguatan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Kunjungan ini dihadiri Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Edi Basri, Wakil Ketua Misliadi, Sekretaris Eva Yuliana, serta anggota, yakni Sofyan, Imustiar, Abdullah, Efrinaldi, dan Diski.
Rombongan Komisi III DPRD Provinsi Riau diterima langsung oleh Kepala UPTD BPTSD Tuah Sakato, Desi, beserta jajaran yang memaparkan program unggulan dan capaian kinerja balai dalam mendukung pengembangan peternakan di Provinsi Sumatera Barat. [adv]
DPRD Riau Gali Strategi Sukses BPTSD Tuah Sakato Tingkatkan PAD







