Ini Kata Kapuspenkum Kejagung soal Kabar Pemanggilan Oknum Pejabat Pelindo Batam

Kolase foto kantor Pelindo Batam dan kantor Kejagung. (Ist)

BATAM, DURASI.co.id – Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Ketut Sumedana akhirnya buka suara terkait kabar pemanggilan sejumlah oknum pejabat Pelindo Batam oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri).

Saat dikonfirmasi, Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana menyarankan DURASI.co.id untuk menghubungi pihak Kejati Kepri.

“Tanya ke Kepri ya mas,” kata Ketut Sumedana menjawab konfirmasi DURASI.co.id, Jumat (17/5/2024) lalu.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah oknum pejabat Pelindo Batam dikabarkan dipanggil Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri).

Sumber DURASI.co.id mengatakan, pemanggilan sejumlah oknum pejabat Pelindo Batam oleh Kejati Kepri pada November 2023 dan Februari 2024 itu diduga terkait pandu kapal.

“(Sebelum dipanggil Kejati) para staf disuruh melengkapi data pandu sama pak Jun (Junaidi, General Manager Pelindo Batam),” kata dia beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dia menyebutkan, GM Pelindo Batam Junaidi meminta daftar nama-nama pandu dari tahun 2015 hingga 2023.

“Pejabat (Pelindo Batam) kena semua, dipanggil,” imbuhnya.

Senior Manager Wilayah I PT Pelindo Jasa Maritim, Al Abrar ketika dikonfirmasi tidak menampik pemanggilan sejumlah oknum pejabat Pelindo Batam oleh Kejati Kepri.

Baca Juga :  Rangkaian Kegiatan Sosial Menyambut 1 Tahun Yello Hotel Harbour Bay Batam

“Terkait dengan pemanggilan pegawai/pejabat PT Pelindo Batam oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau dapat kami sampaikan, tidak terkait dengan persoalan monopoli yang didugakan dilakukan oleh oknum pegawai PT Pelindo Batam,” kata Al Abrar dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.

Dikonfirmasi lebih lanjut terkait persoalan tersebut melalui sambungan telepon, Al Abrar menyarankan untuk menghubungi General Manager (GM) Pelindo Batam, Junaidi.

Sementara, GM Pelindo Batam, Junaidi beberapa kali didatangi ke kantornya untuk keperluan konfirmasi, belum berhasil dijumpai.

Diduga GM Pelindo Batam, Junaidi jarang masuk kantor, sejak kabar pemanggilan sejumlah oknum pejabat Pelindo Batam tersebut.

DURASI.co.id juga telah melakukan konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp kepada SDM Umum Pelindo Batam, Bambang, namun tidak merespon.

Baca Juga :  Retribusi IMB dan IMTA Bintan Rp619 Juta Tak Disetorkan ke Kas Negara

Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Kepri, Denny Anteng Prakoso yang dikonfirmasi sejak Rabu (15/5/2024) hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban. (red)