TANJUNGPINANG, DURASI.co.id – Kuota beasiswa S1 yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) pada tahun 2025 diperkirakan mengalami penurunan.
Berkurangnya kuota ini disebabkan oleh pemangkasan anggaran serta adanya kebijakan baru yang memperluas kategori penerima beasiswa.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kepri, Aiyub, mengungkapkan bahwa anggaran beasiswa tahun ini dikurangi dari Rp4,5 miliar menjadi Rp3 miliar sebagai bagian dari efisiensi anggaran.
“Jumlah kuota penerima beasiswa masih dalam tahap finalisasi, menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Tahun lalu, anggarannya Rp4,5 miliar, sekarang menjadi Rp3 miliar karena ada efisiensi,” ungkap Aiyub, Senin (3/3/2025).
Ia menjelaskan, selain pemangkasan anggaran, penurunan kuota penerima beasiswa S1 juga dipengaruhi oleh kebijakan baru dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang menginstruksikan penambahan kategori penerima beasiswa.
“Tahun ini, selain beasiswa S1, Pemprov Kepri juga akan memberikan beasiswa untuk jenjang S2 atau program magister,” jelas Aiyub.
“Kami masih menunggu finalisasi. Setelah rampung, kuota akan dibagi ke dalam klaster-klaster yang sesuai,” imbuhnya.
Saat ini, kata Aiyub, Biro Kesra masih menyusun alokasi kuota beasiswa untuk S1 maupun S2. Finalisasi penyusunan tersebut ditargetkan selesai pada Maret 2025.
“Finalisasi akan selesai bulan ini, tapi kami masih menunggu arahan lebih lanjut. Beasiswa ini merupakan bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu,” jelasnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2024, Pemprov Kepri mengalokasikan beasiswa untuk 1.500 mahasiswa jenjang D3 dan S1 dengan total anggaran Rp4,5 miliar. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta.
Penulis: Rudi
Editor: Indra









