BOGOR, DURASI.co.id – Pernyataan kontroversial Penjabat (Pj) Bupati Bogor Bachril Bakri ihwal rendahnya rata-rata lama sekolah (RLS) disebabkan para pelajar melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren (Ponpes) memicu reaksi keras dari santri, kiyai dan aktivis. Bahkan para santri dan kiyai di Kabupaten Bogor berencana menggelar aksi demontrasi.
Salah seorang pengurus pondok pesantren di Kabupaten Bogor menilai pernyataan Pj Bupati Bachril Bakri sebagai ungkapan yang keliru.
Ia pun berpandangan rendahnya RLS di Kabupaten Bogor lebih disebabkan oleh gagalnya pemerintah dalam menyediakan lapangan pekerjaan yang memadai.
Senada, aktivis Kabupaten Bogor, Zefferi, menyatakan kekecewaannya atas sikap Pj Bupati Bachril Bakri yang menyudutkan pondok pesantren. Menurutnya, hal ini berpotensi merugikan dunia pendidikan agama.
“Saya minta Pj Bupati Bogor Bachril Bakri segera meminta maaf kepada masyarakat dan tokoh ulama di Kabupaten Bogor,” ucapnya. (red)







