TANGERANG, DURASI.co.id – SMPN 3 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, memerlukan pembenahan, khususnya penambahan ruang kelas. Hal ini disebabkan tingginya animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Selain itu, pendekatan terhadap anak didik perlu dilakukan seperti memperlakukan anak sendiri.
Prestasi siswa-siswi cukup mendapat acungan jempol karena kegiatan ekstrakurikuler maupun non-ekstrakurikuler sangat aktif. Bahkan, para siswa dinilai cukup diandalkan.
Wakil Kepala (Waka) SMPN 3 Tigaraksa, Kokom Arqom, menjelaskan bahwa animo warga di sekitar sangat antusias dalam menyekolahkan anak-anaknya. Hal ini tidak lepas dari banyaknya prestasi yang diraih para siswa. Namun, semua itu didukung oleh tingkat disiplin yang sangat diutamakan.
“Siswa di sini dalam mengenyam pendidikan selalu mengutamakan kedisiplinan. Selain itu, rasa kepedulian orang tua dan anak harus ditanamkan agar memiliki tingkat kepedulian yang tinggi serta tanggung jawab yang lebih, sehingga rasa memiliki juga semakin kuat,” ujarnya saat dijumpai, Kamis, 30 April 2026.
Ia menambahkan bahwa saat ini sudah memasuki masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2026. Proses penerimaan dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, musyawarah juga sangat diutamakan sebagai bentuk saling memahami dan mengerti setiap persoalan di tengah masyarakat, mengingat setiap wilayah memiliki ciri khas dan karakter masing-masing.
“Sebagai pribadi yang memiliki wawasan luas, ia mampu bergaul dengan berbagai kalangan, baik dari instansi pemerintah maupun rekan-rekan sosial kontrol. Hal tersebut membuatnya mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi yang dihadapi,” tukasnya. [han]
Waka SMPN 3 Tigaraksa: Pendekatan Terhadap Siswa Sangat Diutamakan







