BATAM, DURASI.co.id – PT PLN Batam mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jaringan listrik, seperti bermain layang-layang dan membakar sampah, karena dapat mengganggu keandalan pasokan listrik sekaligus membahayakan keselamatan jiwa.
Aktivitas yang kerap dianggap sepele tersebut berpotensi menyebabkan korsleting atau hubungan arus pendek apabila layang-layang tersangkut pada kabel listrik. Kondisi itu dapat berdampak luas terhadap sistem kelistrikan.
Melalui media sosial resminya, PLN Batam menjelaskan bahwa gangguan akibat layang-layang tidak hanya menghambat distribusi listrik, tetapi juga dapat menimbulkan risiko fatal bagi masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Larangan aktivitas di dekat jaringan listrik tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 13 Tahun 2025 tentang ruang bebas jaringan transmisi tenaga listrik. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
PLN Batam menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga keselamatan publik dan stabilitas pasokan listrik. Aktivitas bermain layang-layang saat ini juga tidak hanya dilakukan oleh anak-anak, tetapi turut dilakukan orang dewasa di sejumlah lokasi yang berisiko.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah di sekitar jaringan listrik karena dapat memicu gangguan teknis hingga kebakaran.
Apabila menemukan potensi bahaya di sekitar jaringan listrik, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui Contact Center PLN Batam di (0778) 5702 123 atau WhatsApp VirA di +62 811-7701-459.
Melalui imbauan ini, PLN Batam mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan jaringan listrik demi kenyamanan dan keselamatan bersama. [adv]







