PEMALANG, DURASI.co.id – Ratusan warga nelayan di Pemalang mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Deklarasi dihelat di pesisir pantai Desa Nyamplungsari bersama ratusan warga dari beberapa desa nelayan di Pantura, Sabtu (24/12/2023).
Tumpengan dan doa bersama di tengah laut oleh ratusan nelayan pesisir Desa Nyamplungsari sekaligus mendeklarasikan diri mendukung pasangan Capres Cawapres, Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024.
Acara, yang digelar Sabtu (23/12/2023) pagi, oleh koordinator nelayan pesisir Nyamplungsari Karyudi, secara bersama-sama dengan diiringi ratusan perahu nelayan yang meliputi dari beberapa desa termasuk nelayan Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Pemalang Jawa Tengah.
Mereka menargetkan pasangan Ganjar-Mahfud, menang mutlak di Jawa Tengah dan menang satu putaran. Mereka juga berharap, jika ganjar mahfud menang, bisa lebih memperhatikan nasib nelayan.
Karyudi mengatakan, untuk pagi ini nelayan Pemalang melakukan doa bersama untuk mendukung pemenangan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahmud MD maju jadi Presiden di Pilpres 2024.
“Dukungan kami tanpa alasan, karena jasa beliau masih diingat saat dulu sebagai nelayan Nyamplungsari, saya berterima kasih sekali sama pak Ganjar, pada saat menjabat Gubernur dulu, kami pernah dibantu BBM secara gratis untuk nelayan di Pesisir Nyamplungsari pada saat itu. Seingat saya Kuota bantuan pereode pertama per KK mendapat 200 liter, kemudian di tahun berikutnya ada kuota perorangan mendapatkan kurang lebih 48 liter, artinya program pak Ganjar sebagai Gubernur telah dirasakan para nelayan di Pemalang dan daerah lain,” beber Karyudi usai doa bersama di tengah laut, Sabtu (24/12).
“Nah kami nelayan juga memohon kepada pak Ganjar, setelah Pak Ganjar naik menjadi RI 1 program bantuan BBM yang dulu waktu menjabat Gubernur, semoga saja dilanjutkan kembali dari pusat,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, nelayan kecil, rata-rata pakai mesin kapasitas 1GT dan paling besar 3GT jadi nelayan disini tradisional sekali. Maka dari itu pihaknya ingin Ganjar jadi Presiden nelayan kecil.
“Selain itu kami do’akan untuk Pak Ganjar-Mahmud besok di RI 1, kami mohon disini Desa Nyamplungsari yang sudah ada pembangunan TPI baru, akan tetapi akses masuk ke TPI itu belum sempurna 100 presen, (red- dangkal) dan mita diperhatikan buatkan muara. karena termasuk jalur keluar masuk perahu dangkal, sempit dan berbelok-belok jadi kami masih kesulitan hingga nelayan gak pernah masuk ke TPI tersebut. Kami semua perahu hulunya di tepian pantai lalu hasil tangkapan dilangsir menggunakan mobil Coak kemudian dilelang di TPI,” terang Karyudi.
Dijelaskannya, Pemerintah Daerah Pemalang sendiri memang pernah mengajukan, namun kalau soal anggaran di Pemalang terbatas.
“Jadi saya mohon sekali kepada bapak Ganjar nantinya pembangunan TPI yang belum bisa dimanfaatkan bisa diteruskan dianggarkan dari pusat langsung, karena apapun itu ini demi menaikan tarap perekonomian di desa kami,” pungkas Karyudi dihadapan berapa Wartawan. (AS)







