BATAM, DURASI.co.id – Dunia pendidikan di Batam memasuki fase baru. SMAN 27 Batuaji dipastikan akan sepenuhnya dialihfungsikan menjadi SMKN 12 Batam. Kebijakan ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pendidikan kejuruan yang terus meningkat di kota industri tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Andi Agung, menjelaskan peralihan dilakukan dengan menghentikan penerimaan siswa baru di SMAN 27. Sementara itu, siswa yang sudah terdaftar, mulai dari kelas 10 hingga 12, tetap menamatkan pendidikan mereka di sekolah tersebut. Setelah seluruh siswa lulus, gedung SMAN 27 akan sepenuhnya menjadi milik SMKN 12.
“Jumlah SMA di Batam sudah mencukupi, sehingga SMAN 27 kita alihkan menjadi SMKN 12. Mulai tahun ajaran depan tidak akan ada lagi penerimaan siswa baru untuk SMAN 27,” tegas Andi Agung, Rabu (10/9/2025).
Keputusan ini sekaligus mengakhiri sistem berbagi gedung yang selama ini diterapkan. Sejak tahun ajaran sebelumnya, SMKN 12 menumpang di gedung SMAN 27 dengan pola pembelajaran pagi untuk SMA dan siang untuk SMK. Meski berjalan lancar, sistem ini bukan solusi jangka panjang.
SMKN 12 memulai angkatan pertamanya dengan empat rombongan belajar. Kepala sekolah memastikan, meski fasilitas awal terbatas, layanan pembelajaran tetap optimal. Ruang kelas dan sarana dasar disiapkan bertahap agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kepri wilayah Batam, Kasdianto, menyatakan keputusan pengalihan didorong tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan kejuruan.
“SMK favorit seperti SMKN 1 dan SMKN 5 sudah kewalahan menampung calon siswa. Kehadiran SMKN 12 memberi lebih banyak pilihan bagi lulusan SMP dan MTs yang ingin menempuh jalur kejuruan di sekolah negeri,” ujarnya.
Selain itu, sejak tahun ajaran ini, penerimaan siswa SMKN 12 telah masuk dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), menandakan status sekolah ini bersifat permanen.
“Dengan kepastian gedung, fokus utama kami sekarang adalah peningkatan kualitas pendidikan. Meski masih dalam masa transisi, yang terpenting siswa tetap menerima pembelajaran terbaik. Peningkatan sarana dan mutu SMKN 12 akan terus kami prioritaskan,” tandasnya. [sal]









