DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Sebanyak 1.469 ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Dharmasraya telah menerima manfaat Program Bantuan Permakanan yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sejak Mei 2026. Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas gizi ibu dan anak sekaligus mencegah stunting sejak dini.
Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan permakanan Tahap VI yang diserahkan langsung oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani di Kecamatan Pulau Punjung dan Kecamatan Koto Besar, Minggu (25/10/2026).
Program ini juga merupakan bagian dari realisasi janji kampanye pasangan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Di Kecamatan Pulau Punjung, bantuan diberikan kepada 81 penerima manfaat, terdiri atas 37 ibu hamil dan 44 ibu menyusui. Sementara di Kecamatan Koto Besar, terdapat 37 penerima manfaat, dengan rincian 19 ibu hamil dan 18 ibu menyusui.
Bupati Annisa menjelaskan, bantuan tersebut dirancang sebagai program berkelanjutan. Pemenuhan kebutuhan gizi para penerima manfaat akan didampingi sejak masa kehamilan hingga anak berusia enam bulan atau selama periode pemberian ASI eksklusif.
Menurutnya, pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sebelum bayi dilahirkan. Karena itu, pemenuhan nutrisi bagi ibu selama kehamilan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang janin.
“Justru sejak masa kehamilan, pemenuhan gizi ibu sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin,” tegas Annisa.
Ia menambahkan, penentuan penerima bantuan dilakukan dengan memprioritaskan keluarga yang membutuhkan, terutama masyarakat yang masuk kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan terpadu.
Penyaluran program dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga berupaya memperluas jangkauan penerima manfaat seiring dengan meningkatnya kemampuan keuangan daerah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial P3APPKB, jumlah penerima bantuan terus mengalami peningkatan sejak program tersebut diluncurkan pada Mei 2026.
Pada Mei, tercatat 141 penerima manfaat. Jumlah tersebut meningkat menjadi 230 orang pada Juni, kemudian 251 orang pada Juli dan 264 orang pada Agustus.
Peningkatan berlanjut pada September dengan 283 penerima manfaat. Sementara pada Oktober, jumlah penerima mencapai 300 orang. Dengan demikian, total penerima manfaat secara kumulatif sejak Mei hingga Oktober 2026 mencapai 1.469 orang.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal, Annisa meminta seluruh perangkat daerah dan unsur terkait memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program.
Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga kader Dasawisma. Selain penyaluran bantuan makanan bergizi, edukasi mengenai pemenuhan nutrisi dan pemeriksaan kehamilan secara rutin juga perlu terus ditingkatkan.
Penyerahan bantuan di dua kecamatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya Yosta Defina, Plt Kepala Dinas Sosial P3APPKB Helmi Muslim, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yuli Adri, Camat Pulau Punjung Erik Harja, serta Camat Koto Besar.
Melalui program yang dilaksanakan secara berkesinambungan ini, Pemkab Dharmasraya berharap kesehatan ibu dan anak semakin meningkat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka stunting dan mewujudkan visi Dharmasraya Sejahtera Merata. [Sonia Chaniago]








