Aceh  

Terhubung Virtual dengan Presiden, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara Panen Raya Padi

Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara panen raya padi di Desa Tenembak Bintang, Selesa (8/4/25). Foto: Pemkab Aceh Tenggara

KUTACANE, DURASI.co.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melaksanakan panen raya padi secara serentak di Desa Kuta Lengat Pagan dan Tenembak Bintang, Selasa (8/4/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, dalam rangka panen raya serentak di 14 provinsi.

Bupati Aceh Tenggara, M Salim Fakhry, dan Wakil Bupati turut hadir dalam kegiatan ini bersama Forkopimda, Forkopimcam, serta jajaran Pemkab. Pemerintah daerah juga terus melakukan upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, serta pengelolaan cadangan pangan dan pendistribusian pangan pokok di 16 kecamatan dengan berkoordinasi bersama Bulog, Dandim, para camat, dan kepala desa.

Bupati M Salim Fakhry menyampaikan bahwa apabila ada pihak ketiga yang membeli beras di bawah harga Rp6.500 per kilogram, masyarakat diminta untuk tidak menghiraukannya dan segera melaporkannya kepada pemerintah desa, Kapolsek, Danramil, hingga ke tingkat kabupaten yang siap menampung gabah dengan harga tersebut. Panen raya ini merupakan langkah mendukung program percepatan pemerintah menuju swasembada pangan guna meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Tangkal Ujaran Kebencian di Medsos, Bupati Armia Pahmi Pastikan Bantuan Banjir Aceh Tamiang Tepat Sasaran

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap inisiasi Presiden Prabowo Subianto dalam melaksanakan Operasi Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Bulog, yang terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Presiden telah menetapkan harga gabah (padi) sebesar Rp6.500 per kilogram. Diharapkan, dengan harga tersebut, kesejahteraan para petani, khususnya di Kabupaten Aceh Tenggara dapat meningkat.

“Kami pun mendorong para petani untuk memaksimalkan pengelolaan area sawah yang tersedia serta meningkatkan koordinasi antar kelompok tani, termasuk dengan petugas penyuluh pertanian,” ujarnya.

Panen raya padi ini, kata Salim Fakhry, juga terhubung secara virtual dengan panen raya serentak di 14 provinsi bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Kabid Keswan Simeulue Klarifikasi Retribusi Pedagang Ternak, Tegaskan Mengacu Qanun Pajak dan Retribusi Daerah

Sementara itu, Dandim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdiyantoro, mengatakan bahwa jajaran Kodim bersama para Babinsa telah melakukan pendampingan dengan pihak PPL. Ia berharap panen raya padi berikutnya yang diperkirakan berlangsung pada bulan Agustus atau September dapat kembali terlaksana seperti ini.

“Tetap kita evaluasi dan mencari cara agar swasembada pangan ini dapat kita raih secepat-cepatnya,” ujarnya.

Penulis: Sutra Efendi
Editor: Aliman