PEMALANG, DURASI.co.id – Banjir rob yang kerap melanda Dusun Sidomulyo, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah. Akibatnya, warga setempat terpaksa bergotong royong mengurug jalan yang rusak akibat terendam air laut.
Genangan air rob yang hampir setiap hari terjadi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kerusakan parah di sejumlah ruas jalan dari RT 01 hingga RT 08 di wilayah pesisir utara ini. Aktivitas warga pun terganggu, termasuk kegiatan pertanian, perikanan tambak, hingga pendidikan anak-anak.
“Rob air laut yang menggenangi beberapa RT di Dusun Sidomulyo selama ini sangat mengganggu aktivitas warga,” kata Wahyudi, tokoh pemuda setempat sekaligus penggagas aksi sosial penanganan banjir rob, Senin (28/4/2025).
Menurut Wahyudi, kerusakan infrastruktur akibat rob sudah berlangsung cukup lama, namun belum ada langkah konkret dari pihak berwenang. “Lahan pertanian rusak, tambak rusak, fasilitas pendidikan rusak, jalan rusak. Sampai kapan kondisi ini dibiarkan? Pemerintah belum juga bertindak,” ujarnya.
Sebagai bentuk keprihatinan, Wahyudi bersama warga menggalang dana secara swadaya untuk membeli material seperti sirtu dan tanah urug. Mereka lalu bergotong royong memperbaiki jalan-jalan yang rusak.
“Kerusakan jalan ini sangat memengaruhi aktivitas ekonomi warga, juga anak-anak yang hendak bersekolah,” kata Wahyudi.
Ia mengaku, berbagai upaya telah dilakukan warga untuk menyampaikan keluhan, baik ke pemerintah desa, kecamatan, maupun instansi terkait, namun belum membuahkan hasil. “Kami sudah sering menyampaikan langsung, tapi hingga kini belum ada tindak lanjut,” katanya.
Dalam kondisi mendesak, warga akhirnya memutuskan melakukan pengurugan jalan secara mandiri. Dari hasil swadaya, mereka berhasil membeli 30 dump truk tanah urug.
Wahyudi berharap pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat segera turun tangan menangani persoalan banjir rob yang kian meresahkan warga. Ia juga mengapresiasi dukungan para tokoh masyarakat dan para donatur yang telah membantu.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga usaha kami ini bermanfaat dan bisa menjadi awal dari perhatian lebih serius terhadap penderitaan warga Dusun Sidomulyo,” ujarnya.
Penulis: Alwi Assagaf
Editor: Indra







