Wapres Gibran Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Tegal, Minta Warga Tak Kembali ke Zona Bahaya

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Tegal, Jumat (6/2/26). Foto: Ikhwanudin/Durasi.co.id

TEGAL, DURASI.co.id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung lokasi bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jumat, 6 Februari 2026.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat serta rencana pemulihan bagi warga terdampak berjalan optimal. Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman. Sesuai agenda, Gibran dan rombongan terlebih dahulu melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Barkah sebelum bertolak kembali ke Jakarta.

Pemandangan berbeda terlihat di Desa Padasari hari itu. Di tengah kondisi medan yang sulit dan akses jalan yang rusak parah akibat pergerakan tanah, Gibran tetap turun langsung ke lapangan. Bahkan, untuk mencapai titik pengungsian, rombongan harus menggunakan sepeda motor karena kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Baca Juga :  NCM Open Cup 2025 Berhadiah Ratusan Juta Sukses Digelar, Purnel FC Surodadi Juara

Di hadapan warga, Gibran menegaskan agar masyarakat tidak memaksakan diri kembali ke rumah yang berada di zona rawan, mengingat kondisi tanah masih bergerak dan sangat berbahaya.

“Mohon jangan dipaksakan kembali ke atas. Tanahnya masih bergerak dan sangat berbahaya, bisa kapan saja roboh. Keselamatan bapak ibu semua adalah yang utama, apalagi di sini banyak anak-anak, lansia, dan ibu hamil,” ujarnya.

Terkait dokumen penting yang tertinggal, seperti sertifikat tanah, akta kelahiran, dan kartu keluarga, ia meminta warga tidak khawatir.

“Jika dokumen hilang, nanti bisa diurus dan selesai dalam satu hari. Bapak ibu tidak perlu risau,” tambahnya.

Pemerintah, lanjutnya, akan memaksimalkan penanganan bencana dan proses pemulihan, termasuk penyediaan hunian baru di lokasi yang lebih aman. Ia juga menginstruksikan pemerintah daerah agar mencatat secara detail kerugian warga, khususnya yang berprofesi sebagai petani dan peternak.

Baca Juga :  Tak Sesuai Ketentuan, Belanja Pegawai Pemko Batam TA 2023 Jadi Temuan BPK

“Yang bertani dan beternak tolong dicatat dengan baik. Luas lahan, jenis tanaman, ternaknya apa, semuanya jangan sampai ada yang tertinggal,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah. Pemerintah pusat dan daerah menunjukkan respons cepat untuk memastikan keselamatan warga serta percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana tanah gerak di Jatinegara.

Masyarakat pun menyampaikan apresiasi atas langkah sigap pemerintah. Harapan juga disuarakan agar setelah dari Kabupaten Tegal, Gibran dapat menyempatkan diri berkunjung ke wilayah Pulosari, Kabupaten Pemalang, yang juga mengalami dampak bencana, guna melihat langsung kondisi warga dan memberikan dukungan moril. [Ikhwanudin]