Bupati Annisa dan Visi MTQ XIII: Membumikan Syiar, Mengangkat Talenta Lokal

Redaksi Durasi
Rakor persiapan MTQ XIII Tingkat Kabupaten Dharmasraya di Kantor Bupati, Selasa (8/9/26).

DHARMASRAYA, DURASI.co.id – Sebuah kebijakan visioner lahir dari komitmen Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani. Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XIII Tingkat Kabupaten Dharmasraya, ia meletakkan fondasi baru yang berakar pada kepercayaan terhadap potensi anak daerah.

Bupati Annisa menginstruksikan agar panggung MTQ XIII yang akan digelar pada pekan kedua November 2026 di Kecamatan Koto Salak menjadi wadah bagi putra-putri asli Dharmasraya. Dalam upaya memperkuat pembinaan talenta lokal, peserta dari luar daerah tidak diperbolehkan mengikuti ajang tersebut.

Visi besar Bupati Annisa itu dibahas dalam rapat koordinasi persiapan yang dipimpin Sekretaris Daerah Dharmasraya Medison di Aula Lantai II Kantor Bupati Dharmasraya, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga :  Sekdakab Solok Medison Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-77

Pertemuan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Catur Eby, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Natra Hendri, Kepala Kantor Kementerian Agama Dharmasraya Masdan, serta jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) dan camat se-Kabupaten Dharmasraya.

Langkah yang diambil Bupati Annisa bukan tanpa perencanaan. Para pemenang MTQ XIII diharapkan menjadi duta terbaik Dharmasraya untuk membawa nama daerah pada MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2027 di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Ibu Bupati berpesan agar seluruh proses penjaringan peserta berjalan jernih dan sesuai ketentuan. Beliau ingin ajang ini menjadi pembuktian dari hasil pembinaan yang selama ini dilakukan di pondok-pondok dan sekolah kita,” ungkap Sekda Medison.

Kebijakan tersebut juga memberikan kesempatan bagi putra-putri Dharmasraya yang sedang menuntut ilmu di luar daerah. Mereka tetap diperbolehkan mengikuti kompetisi dengan syarat melakukan komunikasi dan koordinasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Embung Sirangkak Gadang Ambruk, Ini yang Dilakukan Pemkab Agam

Sebagai kepala daerah, Bupati Annisa juga menginginkan pelaksanaan MTQ memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui Sekda Medison, ia menginstruksikan Camat Koto Salak selaku tuan rumah untuk segera berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Kecamatan (Forkomca), tokoh masyarakat, dan para wali nagari.

Persiapan fisik dan penentuan lokasi untuk 10 cabang lomba yang petunjuk teknisnya dimatangkan Kementerian Agama Dharmasraya harus diintegrasikan dengan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Bupati Annisa menghendaki arus kafilah dan penonton yang hadir dapat menggerakkan roda ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pelaksanaan kegiatan.

Dengan keselarasan visi tersebut, MTQ XIII Dharmasraya tidak sekadar menjadi kompetisi tahunan. Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memuliakan talenta daerah melalui lantunan Al-Quran sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. [Sonia Chaniago]