Debt Collector Bank Keliling Bacok Nasabah Gegara Tak Bayar Cicilan Rp25 Ribu

Basuni, korban penusukan oknum debt collector bank keliling saat dirawat di RS Sentosa Kemang, Bogor, Kamis (5/10). Foto: Zefferi/Durasi.co.id

BOGOR, DURASI.co.id – Basuni, warga Kemang Batas, RT 03/RW 01, Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor salah satu nasabah bank keliling “Ya Ding” menjadi korban penusukan oleh oknum debt collector bank tersebut menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur, Kamis (5/10/2023). Akibat penusukan itu tangan sebelah kiri Basuni robek dengan luka menganga.

Basuni mengungkapkan, kejadian berawal dari dua orang oknum debt collector dari salah satu bank keliling menagih cicilan hutang kepada dirinya sebagai nasabah, saat itu ia bersama istri tengah berjualan di warung yang tidak jauh dari kediamannya, Kamis sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat ditagih oleh debt collector, Basuni tidak bisa membayar cicilan harian sebesar Rp 25.000, dan berjanji akan membayar satu atau dua hari kedepannya karena pada saat itu warungnya lagi sepi dan tidak memiliki dana sedikitpun.

Baca Juga :  Polisi Periksa Saksi Terkait Penusukan Hakim Pengadilan Agama Batam

“Akhirnya terjadilah cekcok antara saya dengan salah seorang debt collector berinisial DZ, sedangkan debt collector yang satunya sebagai pengawas lapangan hanya melihat dan menyaksikan cekcok,” ucap Basuni saat ditemui di kediamannya, Jumat (6/10/2023).

Tak berselang lama, debt collector DZ dengan cepat mengeluarkan pisau dari tas kecilnya dan langsung menghujamkan kepada Basuni. Dengan reflek menangkis tusukan tersebut, mengakibatkan Basuni luka tusukan di lengan kirinya sampai mengeluarkan banyak darah.

Surat tanda penerimaan laporan. (Foto: Zefferi/Durasi.co.id)

“Saya sudah memohon agar diberikan waktu untuk diundur dalam pembayaran, tapi dia (DZ) tak menghiraukan, malah langsung menusuk saya,” ujarnya.

Santi, istri Basuni yang menyaksikan kejadian dari awal berusaha memohon agar bisa diberi keringanan dan meminta waktu, tetapi tidak digubris, bahkan saat terjadi keributan Santi sempat melerai.

Baca Juga :  Cobra Dibekuk Usai Pengeroyokan Dua Bersaudara di Dragon Kafe Batam

Penusukan tersebut juga dilihat oleh masyarakat setempat yang kebetulan melintas, akibatnya masyarakat secara spontanitas menghakimi pelaku.

Beruntung pelaku cepat diamankan oleh Babinkantibmas dan Babinsa Desa Kemang, yang kemudian pelaku digelandang ke Polsek Kemang guna mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, dan langsung ditangani oleh Satreskrim Polsek kemang.

Sedangkan Basuni dilarikan ke rumah sakit Sentosa Kemang untuk mendapatkan pertolongan pertama, dan menjalani operasi terhadap luka yang diderita, yang mendapatkan sekitar 14 jahitan.

Basuni dan keluarganya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kemang dengan laporan polisi Nomor: STPL/204/X/2023/SPKT/Polsek Kemang /Polres Bogor/Polda Jabar.

“Kami berharap penegakan hukum bisa berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” harapnya. (Zefferi)