Aceh  

Gawi Manuntung di Tanah Rencong: KBB Sa-Dunia Santuni Korban Banjir Aceh Tamiang

Momen pertemuan KBB Sa-Dunia bersama masyarakat Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/26). Foto: Andre/Durasi.co.id

ACEH TAMIANG, DURASI.co.id – Momentum penuh keberkahan terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (24/1/2026). Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Sa-Dunia melakukan aksi nyata dengan menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang sekaligus menggelar pertemuan silaturahmi untuk mempererat hubungan kekeluargaan antarsesama warga keturunan suku Banjar di Aceh.

Rombongan dipimpin langsung oleh Faisal Adiansyah, tokoh Banjar yang juga dikenal sebagai birokrat dan akademisi di Aceh. Pertemuan yang dipusatkan di Warung Hijau, Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, dikoordinasikan oleh Sarbaini dan Zulkifli Sambas.

Kunjungan ini membawa dua misi utama. Pertama, sebagai bentuk kepedulian sosial, KBB Sa-Dunia menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang. Kedua, kegiatan ini menjadi sarana melepas rindu sekaligus konsolidasi bagi warga keturunan Banjar di perantauan.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-78, Danden Gegana Satbrimob Polda Aceh Sambangi PWI

“Kedatangan kami ke Aceh Tamiang bukan sekadar menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi KBB Sa-Dunia untuk mengunjungi, menyapa, dan mempererat silaturahmi dengan saudara-saudara kami dari suku Banjar yang berada di sini,” ujar Faisal Adiansyah.

Ia menambahkan bahwa semangat Bubuhan Banjar adalah semangat gotong royong dan saling menjaga, baik terhadap sesama suku maupun kepada masyarakat luas di tempat mereka bermukim.

Kegiatan sosial tersebut dirangkai dengan aktivitas dakwah di sejumlah lokasi, yakni ceramah agama usai salat Zuhur berjemaah di Masjid Syuhada, Desa Bundar; tabligh akbar di Masjid Nurul Taqwa, Desa Medang Ara, pada malam Minggu yang dihadiri warga suku Banjar dan masyarakat sekitar; serta kunjungan silaturahmi dengan pengurus dan warga Banjar di Kota Langsa.

Baca Juga :  Warga Tanjung Lipat II Aceh Tamiang Tolak Hasil Survei Bantuan Banjir, Mayoritas Data Dianggap TMK

Selain itu, Faisal Adiansyah merupakan sosok yang cukup dikenal di Aceh. Meski berasal dari Kalimantan Selatan, ia telah lama berkiprah di Aceh dan aktif dalam bidang pendidikan serta pengembangan kelembagaan.

Dikenal dengan panggilan Ustaz Faisal, ia menjadi figur teladan yang memadukan peran profesional aparatur sipil negara dengan aktivitas dakwah. Melalui KBB, ia terus mempromosikan nilai-nilai akhlak dan berperan sebagai jembatan budaya yang mengharmonisasikan adat Banjar dengan kearifan lokal masyarakat Aceh. [Andre]